muisumut.or.id-Medan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara (Sumut) memberikan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dalam membesarkan hari besar keagamaan. Hal tersebut disampaikan pada acara markombur yang disiarkan langsung oleh TVRI Sumut pada Jumat, 24 Maret 2023. Dalam acara tersebut, tema yang diangkat adalah “Peran Pemerintah dalam Memfasilitasi Hari-hari Besar Keagamaan”. Dr. Akmaluddin Syahputra, selaku ketua MUI Sumut bidang Infokom, mengungkapkan bahwa negara Indonesia telah memberikan perhatian besar terhadap hari raya keagamaan di Indonesia. Terbukti dari 15 momen hari-hari besar yang menjadi libur nasional, sebelas di antaranya merupakan hari libur keagamaan, di mana lima di antaranya terkait dengan kegiatan keagamaan Islam.
Dr. Akmal juga mengatakan bahwa MUI Sumut sebagai mitra sejajar pemerintah haruslah pandai bersikap sebagaimana mestinya. “Mengutip perkataan Buya Hamka bahwa ulama/tokoh agama seperti kue bika, yang dibakar di atas dan di bawah. Ulama atau tokoh agama sebagai penyambung lidah masyarakat ke pemerintah serta menyambung program-program pemerintah ke masyarakat”, ucap Dr. Akmal.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprovsu, Muhammad Rahmadani Lubis, SE., M.M. atau yang biasa disapa Dani Lubis, menyampaikan bahwa Pemprovsu telah memberikan perhatian serius dan dukungan kepada seluruh agama yang ada di Sumut. Pemprovsu telah memfasilitasi pembangunan dan rehabilitasi rumah ibadah di seluruh wilayah Sumatera Utara. Gubernur juga turut berpartisipasi dalam kegiatan hari besar keagamaan. Sebagai contoh, tahun lalu, di rumah dinas Gubernur Sumatera Utara, telah diadakan kegiatan buka bersama selama satu bulan penuh.

Atas hal tersebut, Dr. Akmaluddin mengapresiasi Pemprovsu yang telah memberikan perhatian kepada seluruh pemeluk agama dan memberikan fasilitas dalam menyiar agama, baik dari tingkat nasional, level provinsi, kabupaten/kota, bahkan kecamatan. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bahkan memberikan bantuan untuk pembangunan rumah ibadah. Namun, ia berharap Pemprovsu tidak hanya membangun fisik rumah ibadah, tetapi juga membangun jiwa dan akhlak generasi muda.
“Saat ini, media sosial menjadi kawan sekaligus musuh utama generasi muda. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah dapat proaktif dalam memantau aktivitas generasi muda di media sosial, terutama dalam hal pornografi, video porno, dan judi online,” Harap Dr. Akmal. (Yogo Tobing)






