Saturday, February 7, 2026
spot_img

MUI Sumut Saksikan Gala Premier Film Buya Hamka Volume 1, Gubernur Edy Rahmayadi dan Tokoh Agama Berikan Pengamatan Positif

muisumut.or.id-Medan, Dewan Pimpinan MUI Sumatera Utara (MUISU) menghadiri gala premier film Buya Hamka Volume 1 yang diputar di Cinepolis Sun Plaza, Medan pada 9 April 2023. Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi juga hadir dalam acara tersebut. Film Buya Hamka Volume 1 disambut positif oleh Edy Rahmayadi, yang mengamati bahwa film ini sangat menginspirasi dan mengajak kita untuk turut serta memberikan pengorbanan terbaik bagi bangsa ini. Film ini juga mengajarkan nilai-nilai kejujuran dan perjuangan dalam menegakkan keadilan.

“Nilai-nilai film ini mengajak kita untuk berlaku benar. Selain itu, film ini menunjukkan bagaimana perjuangan harus selalu menyelimuti diri kita, serta mengajak kita untuk menegakkan keadilan. Selain itu, yang paling istimewa dari film ini adalah, kita terbawa dalam suasana tersebut, seolah mengajak dan memotivasi kita untuk turut serta memberikan pengorbanan yang terbaik untuk bangsa ini, film yang sangat menginspirasi”, Ucap Edy Rahmayadi.

Ketua Umum MUI Sumatera Utara Dr. H. Maratua Simanjuntak menambahkan bahwa film ini memberikan perhatian terhadap peran ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan menunjukkan bagaimana ulama harus bertahan dan tidak terpengaruh oleh fitnah. Buya Maratua menekankan bahwa Buya Hamka memenuhi panggilan dari Jepang untuk menyelamatkan ulama dan tokoh perjuangan, bukan untuk mendekati pemerintahan Jepang. Buya Hamka memberikan peringatan bahwa perjuangannya didasarkan pada Agama Allah dan bangsa Indonesia.

“Sangat banyak yang menjadi perhatian dalam film ini dan juga menjadi keteladanan. Yang pertama, dalam film tersebut menunjukkan bagaimana peran ulama dalam berdakwah memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Yang kedua, Ini sesuai dengan ajaran islam yang kita kenal dengan Hubbul Wathon Minal Iman, cinta tanah air merupakan sebagian dari iman. yang ketiga, Ulama itu memang tidak luput dari tuduhan-tuduhan yang mengarah ke fitnah. Sebagaimana kita menyaksikan tadi, demi Menyelematkan ulama dan para tokoh-tokoh perjuangan, Buya hamka rela memenuhi panggilan dari jepang. Perlu digaris bawahi bahwa panggilan itu dipenuhi bukan karena Buya hamka ingin dekat dengan pemerintahan jepang, melainkan untuk menyelamatkan ulama dan tokoh, serta agar bisa memberikan usul-usul kebijakan yang berlandaskan Islam. Buya hamka sebagai seorang ulama, jelas memberikan peringatan kepada jepang bahwa perjuangannya semata mata hanya karena Agama Allah dan bangsa Indonesia,” ungkap Buya Maratua.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Sumatera Utara Prof. Dr. Asmuni, MA menyoroti semangat Buya Hamka sejak muda dalam memperjuangkan Islam dan Bangsa Indonesia, serta pembinaannya yang efektif dalam menyatukan para ulama. Ia menyatakan bahwa pembinaan aqidah yang dilakukan Buya Hamka merupakan contoh yang patut ditiru dan diaplikasikan.

“Bagian istimewa dari film ini kita dapat melihat bagaimana semangat jihad Buya hamka sejak muda, konsisten dalam memperjuangkan Islam dan Bangsa Indonesia, selain itu kita dapat melihat bagaimana kecerdikan dan kesabaran dari seorang buya hamka, selalu berperilaku tenang dalam setiap cobaan yang menimpa dirinya. Pembinaan aqidah yang dilakukan buya hamka sangat efektif. Sehingga para ulama bisa bersatu. ini hal yang patut kita tiru dan patut kita aplikasikan,” ucap Prof. Asmuni

Gala premier ini dihadiri oleh beberapa tokoh penting di Sumatera Utara, termasuk Dewan Pimpinan MUI Sumut, Gubernur Sumatera Utara, dan beberapa pejabat daerah lainnya, serta mahasiswa dan mahasiswi PTKU MUI Sumatera Utara. Para hadirin menikmati film Buya Hamka Volume 1 yang mengisahkan perjalanan hidup Buya Hamka sebagai seorang ulama dan tokoh perjuangan di Indonesia. (Yogo Tobing)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles