Monday, February 2, 2026
spot_img

MUI Dorong Kolaborasi Tokoh Agama untuk Menciptakan Geopolitik Dunia yang Aman dan Damai

muisumut.or.id-Jakarta, Konferensi Internasional yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) sejak 21-23 Mei bekerja sama dengan Liga Muslim Dunia tentang agama, perdamaian, dan peradaban di Hotel Sultan, Jakarta, telah dibuka oleh Sekjen MUI, buya Amirsyah Tambunan. Dalam sambutannya, buya Amirsyah menekankan pentingnya hidup damai sebagai cita-cita bersama bagi seluruh umat manusia.

Dalam pandangannya, semua agama mengajarkan nilai-nilai hidup damai. Namun, kehidupan yang penuh dengan konflik bukanlah akibat langsung dari agama itu sendiri, melainkan lebih merupakan hasil penyalahgunaan agama untuk kepentingan politik dan ekonomi. Untuk itu, buya Amirsyah mengungkapkan harapannya bahwa tokoh-tokoh agama dari berbagai negara dapat menjadi pelopor dalam menciptakan geopolitik yang aman dan damai di seluruh dunia. Dengan menciptakan kehidupan yang aman dan damai, maka peradaban yang berkelanjutan dapat terwujud.

Lebih lanjut, buya Amirsyah menjelaskan bahwa kedamaian global akan tercapai jika setiap individu dan masyarakat berkomitmen untuk hidup dengan damai, memenuhi kebutuhan hidup dengan baik dalam berbagai aspek seperti ekonomi, politik, sosial-budaya, dan pertahanan keamanan. Dalam menghadapi persaingan global yang semakin kompleks, persaingan yang didasarkan pada prinsip kesetaraan dan keadilan adalah kunci untuk mencapai kedamaian bersama.

Sebagai contoh nyata, sebagai makhluk sosial, manusia perlu berinteraksi dengan sesama manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Interaksi tersebut memerlukan kedamaian yang dapat menjamin kelancaran kehidupan sosial tanpa adanya gangguan. Islam, sebagai sistem kehidupan yang menyebutkan menuju kesempurnaan, telah memberikan berbagai prinsip dan panduan untuk mewujudkan perdamaian dalam kehidupan manusia di dunia. Islam menolak segala bentuk permusuhan dan tindakan zalim yang dapat memecah belah umat manusia.

Konferensi ini diharapkan dapat menjadi platform untuk memperkuat kolaborasi antara tokoh agama dalam membangun peradaban yang berlandaskan pada perdamaian dan keadilan. Dengan kesamaan tekad dan upaya yang komprehensif, diharapkan dunia dapat mencapai kedamaian yang berkelanjutan untuk kebaikan bersama. (Yogo Tobing)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles