muisumut.or.id-Medan, Alumni Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, Saddan Yasir, merasa senang dan bersyukur atas kesempatan untuk melanjutkan studi di Pendidikan Kader Ulama (PKU) di UNIDA Gontor. Setelah menyelesaikan pendidikan di PTKU MUI Sumut, Saddan Yasir melihat peluang untuk terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya dalam bidang keilmuan agama di institusi yang terkenal seperti PKU UNIDA Gontor.
Dalam ucapan terima kasihnya kepada PTKU MUI Sumut, Saddan Yasir mengungkapkan rasa syukurnya atas pendidikan yang telah diterima. Ia merasa sangat beruntung dapat mengikuti program PTKU yang telah memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman agama yang mendalam. Saddan mengakui bahwa PTKU MUI Sumut telah memberikan landasan kuat bagi dirinya dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan dengan baik.

PKU UNIDA GONTOR KE XVII RESMI DIBUKA SEBAGAI ESTAFET PERJUANGAN ULAMA
Kelangkaan Ulama’ pada saat ini cukup memprihatinkan sementara cendekiawan muslim tidak sedikit yang berpikiran Liberal. Atas dasar ini Universitas Darussalam Gontor kembali membuka PKU angkatan ke XVII dalam rangka memerangi maraknya paham Liberalisme di Indonesia.
Hal ini disampaikan Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Ed., M.Phil. selaku Rektor UNIDA Gontor dalam sambutannya pada pembukaan PKU UNIDA Gontor yang ke-XVII, “Pada saat ini kita menghadapi ghazwatul fikri dimana pemikiran kita berperang melawan pemikiran barat yang berpaham Liberal, untuk itu perlu disiapkan kader-kader Ulama’ yang dibimbing untuk dapat menjawab tantangan ini”, ujarnya di Hall UNIDA Gontor Inn, Ponorogo, Rabu (24/5).
Hamid mengatakan bahwa sekarang ini banyak pemikir-pemikir Liberal di kampus-kampus Islam di Indonesia, hal itu dapat dilihat dari terbitnya penelitian-penelitian yang menyimpang dari ajaran Islam akibat penyerapan pemikiran barat yang berlandaskan akal semata.
“Kami mengharapkan dengan program PKU dapat terlahir cendekiawan yang dapat mencerahkan pemikiran umat yang berlandasarkan worldview Islam melalui tulisan dan penyampaian mereka”, harapnya.
Sebelumnya Direktur PKU Gontor Dr. Khoirul Umam menjelaskan dalam sambutannya terkait kegiatan PKU, “Program PKU UNIDA Gontor berlangsung selama 6 bulan yang di danai LAZIS As Salam fil alamin Surabaya dengan beberapa program yaitu perkuliahan, penulisan dan seminar workshop keliling kampus dan pesantren se- Pulau Jawa”, ucapnya
Khoirul menambahkan bahwa peserta PKU UNIDA Gontor ke XVII tahun ini berjumlah 32 orang dari jalur regular. Terdiri dari 22 putra dan 10 putri. Peserta PKU adalah lulusan s1 dan s2 dengan jurusan beragam yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Wakil Ketua Yayasan Lazis Assalam Filalamin Dr. K.H. Anang Rikza Masyhadi dari Pondok Modern Tazakka menyampaikan apresiasi nya atas terselenggaranya PKU Gontor, “Kami selaku lembaga waqaf yang bergerak di bidang pendidikan sangat mendukung program ini secara penuh. Kami mengharapkan kedepannya peserta bisa ditambah lagi dan diadakan pengabdian khususnya di pondok alumni Gontor”, ungkapnya. (Yogo Tobing)






