muisumut.or.id, Medan, MUI Sumatera Utara Mengusung tema besar Peringatan 1 Muharram 1445 H “Masjid Sebagai Pusat Peradaban ” .
Nani Ayum Panggabean Sekretaris Bidang Sosial dan Bencana MUI SU mengatakan bahwa Kami Bidang Komisi Sosial dan Bencana MUI SU mensinergikan Momentum Kebangkitan Umat 1 Muharram 1445 H ini dengan tema Masjid Sebagai Pusat Peradaban ini, dengan menggelar kegiatan Program Eco Masjid yang memang salah satu program Sosial Bencana MUI Sumut.
Program Eco Masjid merupakan program Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumberdaya Alam (SDA) . Salah satunya adalah sanitasi dan penyediaan air bersih di Masjid yang akan mendukung fungsi utama masjid sebagai tempat ibadah, khususnya dalam peningkatan akses air bersih tidak keruh, kuning, berbau. Sanitasi sebagai sarana penting bersuci (thaharah) untuk sahnya ibadah serta merupakan kebutuhan masyarakat paling mendasar saat ini.
Islam sangat memperhatikan air. Menempatkan air bukan sekadar sebagai kebutuhan pokok kehidupan, melainkan juga menjadikannya sebagai sarana yang sangat menentukan bagi kesempurnaan iman seseorang dan kesahan sejumlah aktivitas ibadah yang mengharuskan pelakunya suci dari segala hadas dan najis (thaharah). Fiqh menetapkan bahwa alat suci dari hadas dan najis yang paling utama dan terpenting adalah air, melalui wudlu atau mandi .
Disamping penggunaaan air bersih, Masjid diharapkan juga bebas sampah .Mengubah perilaku masyarakat menjadi ramah lingkungan, merealisasikannya dalam tindakan nyata, tidak bisa hanya dengan ceramah saja. Membiasakan masyarakat Muslim sekitar masjid untuk tidak membuang sampah sembarangan
Bidkom Sosben MUI SU membuat program Eco masjid untuk membersihkan air yang keruh, kuning dan berbau dengan program filterisasi air.
Dari beberapa Masjid yang mendaftar. Sosben MUI SU memilih dua masjid yang ikut dalam program Eco Masjid ini . Satu masjid yang dekat dengan pajak yang kumuh. Dan satu lagi masjid yang dekat parit besar, rawan banjir dan airnya kotor, kuning pekat. Maka dipilihlah 2 masjid yaitu :
1.Masjid Al Hidayah & Pesantren Silaturrahim, Jl. Selamat Gg. Pasaman, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur. Masjid ini sangat dekat dengan pajak kumuh.
2.Masjid Muslimin Nias Jl Satria Ujung, Desa Marindal 1 Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang. Lokasi masjid ini dekat dengan parit besar yang airnya kotor dan keruh.
Pada Hari Sabtu, tanggal 15 Juli 2023 Sosben MUI SU yang ketua bidangnya Hj.Laila Rohani dan Ketua Komisinya Hj. Ameilia Zuliyanti Siregar berangkat menuju lokasi dua Masjid bersama beberapa orang Pengurus Sosben. Program nya adalah filterisasi air kotor keruh kuning bersama Rasyid Woter Filter Air. Alhamdulillah ada Bapak Ketua Umum Dr. H. maratua Simanjuntak dapat foto bersama melepas pengurus Sosben melakukan kegiatan Eco Masjid didampingi Ketua Bidang Penelitian, Pengkajiandan Pengembangan Bapak Prof.Dr.H.Fachruddin Azmi dan Ketua Bidang Hukum, HAM dan Perundagang -Undangan Bapak Dr. H.Abdul Hamid Ritonga,MA.
BidKom Sosben MUI SU diterima dengan sangat baik oleh Ketua BKM masjid Al Hidayah Bapak Hendri Mahrizal Tanjung dan pengurus lainya. Sedangkan di Masjid Muslimin Nias disambut BKM Bapak Zahril Telaumbanua dan pengurus lainnya.
BidkomSosben MUI SU membawa dan memberikan kepada dua Masjid ini : 1 unit Tong besar untuk penyimpanan air dan 2 unit tong besar lagi untuk penampungan air serta 3 tempat sampah tertutup.

Bapak Zahril Telaumbanua BKM Masjid Muslimin Nias mengatakan sangat senang dan mengapresiasi MUI SU peduli kepada umat untuk ketersediaan air bersih dalam melaksanakan thaharah.

Kegiatan Eco Masjid ini Penerapan hadist Rasulullah Saw :
بُنِيَ الدِّيْنُ عَلَى النَّظَافَةِ.
Artinya: “Agama itu didirikan atas kebersihan.” (HR Muslim). Semoga program Eco Masjid bidkom Sosben ini memotivasi warga sekitar masjid peduli dengan lingkungan bersih tidak kumuh , sehingga tergambar Masjid sebagai pusat peradaban dimulai dengan Prilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) tutur Nani Ayum Panggabean.






