muisumut.or.id-Mandailing Natal, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah meresmikan dua desa binaan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan semangat keagamaan dan nilai-nilai religius dalam masyarakat. Desa Pardomuan dan Desa Hutabangun di Kecamatan Panyabungan Timur menjadi dua desa terpilih yang akan mengikuti program pembinaan dari MUI Madina.
Peresmian ini dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekdakab) Madina, Bapak Alamulhaq Daulay, pada Selasa, 25 Juli, dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk jajaran Kementerian Agama Madina dan tokoh masyarakat setempat. Sekdakab Madina, Bapak Alamulhaq Daulay, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya program Desa Binaan MUI sebagai sarana untuk menciptakan masyarakat yang lebih menghayati ajaran agama dan berperilaku sesuai dengan ajaran-Nya. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Desa Pardomuan dan Hutabangun akan semakin mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Bapak H. Muhammad Nasir, Ketua MUI Madina, mengungkapkan bahwa pemilihan dua desa binaan ini telah melalui proses seleksi yang ketat. Tim MUI Madina melakukan dakwah dan musyawarah internal selama sebulan untuk menentukan desa-desa yang paling berkomitmen dalam memahami dan menjalankan nilai-nilai agama.
Desa Pardomuan dan Desa Hutabangun dipilih karena menunjukkan potensi dalam menerapkan ajaran agama dengan baik. Program pembinaan di dua desa ini akan melibatkan berbagai kegiatan keagamaan, seperti pembelajaran buta aksara Al-Qur’an, pelaksanaan pardu kipayah, serta pengembangan grup Hadroh.
Harapannya, program-program ini akan memberikan pemahaman dan penguatan spiritual bagi masyarakat setempat. Bapak Rahmad Rizki Ramadhan, Camat Panyabungan Timur, menyambut baik program Desa Binaan MUI ini dan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Madina dan MUI Madina atas upaya dalam membentuk masyarakat yang lebih agamais dan religius.
Acara peresmian diakhiri dengan pemberian bantuan alat nasyid dan hadroh untuk dua desa binaan tersebut, sebagai wujud dukungan dari Pemerintah Kabupaten Madina agar program-program keagamaan yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Dengan adanya Desa Binaan MUI ini, diharapkan semakin banyak desa di Kabupaten Madina yang akan terinspirasi untuk menerapkan program serupa guna meningkatkan semangat keagamaan dan menguatkan nilai-nilai religius dalam kehidupan masyarakat. (Yogo Tobing)






