Friday, February 13, 2026
spot_img

Gebyar Muharram 1445: MUI Menggelar Talkshow Perbankan Syariah tentang Pembiayaan dan Permodalan

muisumut.or.id-Medan, Pada tanggal 20 Juli 2023, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyelenggarakan gebyar Muharram 1445 dengan mengadakan talkshow bertema “Perbankan Syariah: Pembiayaan dan Permodalan” yang dihadiri oleh Roy Persadanata, perwakilan dari Bank Sumut Syariah, yang bertanggung jawab dalam bidang pembiayaan. Talkshow tersebut dipandu oleh Putrama Alkhairi.


Dalam acara tersebut, Roy Persadanata memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai berbagai aspek perbankan syariah, terutama terkait pembiayaan dan permodalan yang ditawarkan oleh bank syariah kepada para peserta talkshow.
Dalam paparan penjelasannya, beberapa persyaratan utama untuk mendapatkan pembiayaan dan permodalan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) disampaikan sebagai berikut:

Bermitra dengan Koperasi Terpercaya: UMKM diharapkan untuk menjalin kerjasama dengan koperasi yang telah teruji dan terpercaya. Kerjasama ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan bantuan dalam aspek pembiayaan dan pengembangan modal usaha.
Pertemuan Rutin dengan Para UMKM: Koperasi diwajibkan untuk mengadakan pertemuan secara rutin dengan para UMKM yang bekerjasama. Pertemuan ini dijadwalkan minimal 3 bulan sekali dan bertujuan untuk melakukan “sharing” atau berbagi pengalaman, serta membahas tantangan dan peluang dalam mengembangkan usaha.

Membuat Database Bahan Baku: Setiap UMKM diharapkan untuk membuat database yang mencatat informasi tentang bahan baku yang dibutuhkan. Data ini akan membantu pihak pemberi pembiayaan untuk memberikan informasi mengenai tempat-tempat penjualan bahan baku dengan harga yang lebih murah dan terpercaya.

Membantu Kemajuan UMKM Lain: Tidak hanya fokus pada kemajuan diri sendiri, UMKM diharapkan dapat membantu perkembangan UMKM lainnya. Kolaborasi dan dukungan antar-UMKM ini dianggap sebagai langkah strategis dalam memajukan sektor UMKM secara keseluruhan.

Data Keuangan yang Akurat: Bagi UMKM yang ingin mengajukan pembiayaan atau permodalan, disarankan untuk mengumpulkan data keuangan yang akurat, seperti bon penjualan harian. Data ini akan menjadi referensi penting bagi pihak bank dalam mengevaluasi dan memproses permohonan pembiayaan.

Selain itu, Roy Persadanata juga memberikan saran berharga kepada para UMKM yang berencana untuk melakukan ekspor keluar negeri. Dia menekankan pentingnya kewaspadaan dalam menerima pesanan ekspor. Sebelum memulai produksi, UMKM disarankan untuk meminta uang muka dari pihak pembeli sebagai jaminan keseriusan pesanan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerugian besar apabila pesanan tersebut dibatalkan, sehingga UMKM yang sudah memproduksi tidak akan mengalami kerugian yang signifikan.

Talkshow ini menjadi momen berharga bagi peserta untuk memahami lebih dalam mengenai perbankan syariah, khususnya pembiayaan dan permodalan bagi UMKM. Diharapkan, pengetahuan yang diperoleh dari acara ini dapat meningkatkan kualitas dan keberlanjutan usaha para peserta, sekaligus memberikan kontribusi positif dalam perkembangan sektor UMKM di Indonesia. (Yogo Tobing/Aidil)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles