Thursday, January 29, 2026
spot_img

KPRK MUISU Gelar Pengajian Bulanan untuk Meningkatkan Kekhusyukan dalam Ibadah

muisumut.or.id-Medan, Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga (KPRK) Majelis Ulama Indonesia Sumatera Utara (MUISU) telah sukses melaksanakan pengajian rutin bulanan pada hari Sabtu, 16 September 2023, di Aula MUISU yang terletak di Jalan Sutomo Ujung Medan. Acara berlangsung meriah dengan menghadirkan seorang pentausiyah terkemuka, Dr. H. Ardiansyah LC, MA, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum MUISU serta Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UINSU.

Dalam acara yang dihadiri oleh sejumlah anggota KPRK, termasuk Ketua KPRK Dra. Hj. Ruamini, MA, dan Sekretaris Hj. Wan Khairunnisa, peserta pengajian diajak untuk meneladani sifat ibadah Rasulullah sebagai langkah penting dalam meningkatkan kekhusyukan dalam ibadah shalat.

“Sebagai bulan kelahiran Rasulullah, kita diingatkan untuk mendalami dan mengkaji setiap aspek dari perbuatan beliau sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Semoga pengetahuan yang kita peroleh dari narasumber pada pengajian bulanan ini dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dra. Ruamini.

Narasumber, Al Ustad Ardiansyah, menjelaskan bahwa Nabi Muhammad Rasulullah SAW rutin berzikir kepada Allah pada pagi dan petang. Salah satu zikir yang beliau baca adalah, “Ya Allah, pada-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu kami kembali” (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Mazah, dan lainnya).

Ardiansyah juga mengungkapkan, “Bagaimana dengan salat Nabi?” Beliau menjelaskan bahwa dalam salatnya, Nabi Muhammad berdiri dalam keadaan lama, sesuai dengan hadis Bukhari yang menyatakan bahwa Ibnu Mas’ud Ra. pernah bersalat bersama Nabi pada suatu malam, dan Nabi terus berdiri dalam salat hingga Ibnu Mas’ud hampir melakukan sesuatu yang tidak patut. Ketika ditanya, Ibnu Mas’ud menjawab, “Aku bermaksud untuk duduk dan meninggalkan beliau.”

“Intinya, saat salat, Nabi tidak tergesa-gesa dalam berdiri,” tambahnya.

Ardiansyah menekankan pentingnya mengikuti contoh yang ditunjukkan oleh Rasulullah dalam beribadah. Beliau juga menyampaikan bahwa Nabi Muhammad pernah berdiri dalam salat malam hingga mengalami pembengkakan pada kaki dan betis. Nabi juga melaksanakan salat sunnah syuruq.

“Rasulullah bersabda, siapa yang salat Subuh berjamaah, kemudian dia duduk berzikir sampai terbit matahari, lalu dia shalat dua rakaat maka pahalanya sama seperti pahala haji dan umrah sempurna, sempurna, sempurna. Hadis ini diriwayatkan oleh At-Tirmidzi,” ungkap Ardiansyah.

Acara pengajian ini juga dimeriahkan dengan sesi tanya jawab yang aktif antara peserta dengan narasumber. (Yogo Tobing)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles