Thursday, January 29, 2026
spot_img

Susun Buku Pedoman Pelaksanaan Ibadah di Rumah Sakit: Komisi Fatwa MUI Sumut Kordinasi dengan RS Adam Malik dan Mitra Medika Premiere

muisumut.or.id, Medan, Komisi Fatwa MUI Sumatera Utara menghadirkan dua rumah sakit Umum dalam rangka membantu penyusunan buku Pedoman Pelaksanaan Ibadah di Rumah Sakit, pada Selasa 26 September 2023 di ruang rapat MUI Sumatera Utara, jalan Majelis Ulama Indonesia, Sutomo Ujung N.3 Medan.

Rapat kordinasi langsung dihadiri Ketua Bidang Fatwa, Drs. Ahmad Sanusi Lukman, LC, MA, Sekretaris Bidang, Dr. Irwansyah, M.HI, serta anggota Komisi Fatwa. Sedangkan dari pihak Rumah Sakit dihadari dua orang utusan Rumah Sakit Adam Malik, Ibu Nurhayati dan Prof. Ridha Dharma, serta dari RS Mitra Medika Premiere, Agus Sayuthi dan dr.  Arief Hidayat Guci, M,Km.

Dalam pertemuan yang berlangsung hingga menjelang zuhur  Ahmad Sanusi menyampaikan bahwa kordinasi ini sangat penting untuk melengkapi buku panduan yang disususun oleh Komisi Fatwa.

“kami butuh pencerahan dari kawan kawan medis, agar pemahaman komisi fatwa tentang apa yang dilakukan Rumah Sakit atau biasa di sebut SOP Rumah Sakit terhadap pasien, terutama dalam hal aurat bagi pasien, panduan menghadapi kematian pasien seperti kebolehan keluarga pasien mendampingi ketika sekarat (sakit parah)” ujarnya

Prof. Ridha Dharma menyampaikan apresiasi kepada komisi fatwa untuk membuat buku panduan ini, menurutnya buku panduan ini akan sangat bermanfaat nantinya. RS Adam Malik yang merupakan Rumah Sakit Umum Rujukan kelas A bukanlah rumah sakit syariah, namun Rumah Sakit ini telah berhasil mempertahankan Akreditasi Paripurna dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), yang salah satunya adalah kaharusan memiliki kerohaniawan untuk menjamin hak hak pasien dan keluarga.

Lebih lanjut Nurhayati menjelaskan bahwa RS Adam Malik juga telah membuat MoU untuk mendapatkan regulasi terkait pelayanan kerohaniawan.

Pada pertemuan itu juga dr. Arif menyampaikan bahwa RS Mitra Medika Primiere telah menjalankan tuntunan ibadah pada pasien dan keluarga seperti menyampaikan kepada pasien cara bersuci ketika dalam keadaan sakit, sholat ketika sakit, zikir ketika sakit, dan lainya. Bahkan kami juga menyiapkan rohaniawan bagi pasien diluar Islam jika mereka membutuhkan” ujarnya.

Beberapa hal yang berkembang terkait panduan ini di samping aurat ketika operasi, juga apakah memungkinkan dibentuk tim dokter sesuai dengan gender pasien.

Di akhir pertemuan pihak dari Rumah Sakit Adam Malik dan Mitra Medika Premiere manyampaikan bahan bahan untuk menjadi acuan kepada komisi fatwa.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles