Thursday, January 29, 2026
spot_img

DP Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Siantar Menggelar Safari Subuh Berjemaah

muisumut.or.id-Pematang Siantar, 29 Oktober 2023 – DP Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Siantar melalui Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam, kembali menggelar acara Safari Subuh Berjemaah. Kegiatan terbaru ini diselenggarakan di Masjid Al Ikhlas, Jalan Nagur, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar, pada Minggu (29/10/2023).

Sekitar 90-an jemaah, baik lelaki maupun perempuan, hadir untuk menjalani sholat subuh berjemaah di acara ini. Dr. Muhammad Zen M Pd, Ketua Komisi Dakwah, bertindak sebagai moderator dalam kegiatan tersebut. Safari Subuh Berjemaah sudah dilaksanakan beberapa bulan terakhir, dengan kunjungan bergilir ke sejumlah masjid di Kota Siantar.

Selanjutnya, Al Ustadz Fakhruddin Sagala M Pd, yang mewakili DP MUI Kota Siantar, memberikan sambutan. Ia memperkenalkan pengurus MUI yang hadir, serta memaparkan program, fungsi, dan tugas DP MUI Kota Siantar dalam menghadapi tantangan zaman, terutama berkaitan dengan isu penjajahan zionis.

Dalam tausiahnya, Al Ustadz Dr. H. Maranaek Hasibuan MA menjelaskan berbagai dinamika yang tengah berlangsung, terutama dalam konteks tahun politik menjelang Pemilu 2024. Ia menghubungkan permasalahan “hate speech” sebagai ujaran kebencian yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Maranaek menjelaskan bahwa permasalahan ini muncul karena umat tidak selalu hadirkan Allah SWT dalam diri mereka masing-masing. Dalam analogi sederhana, seperti laut yang tidak diintervensi dan tidak mengintervensi, atau bagaimana seseorang merespon rasa lapar dan kantuk dengan cara yang benar.

“Konklusinya adalah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, dengan taqwa sebagai kunci. Shalat, ibadah, hidup, dan mati hanya diintervensi Allah SWT,” tegas Al Ustadz Dr. H. Maranaek Hasibuan MA.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menghormati dan tidak merendahkan makhluk Allah SWT lainnya, serta selalu memandang positif dalam menilai orang lain, karena yang mutlak adalah perubahan.

Dari tausiah ini, dapat disimpulkan bahwa segala tindakan kebaikan harus dilakukan dengan ikhlas, tanpa intervensi. Selalu bersikap adil, baik dalam keadaan marah maupun tidak, sederhana dalam keadaan kaya maupun miskin, dan menjadikan tutur kata sebagai bentuk zikir.

Acara berlangsung komunikatif, dengan sesi tanya jawab yang melibatkan Ketua MUI Kecamatan Siantar Martoba dan Ketua MUI Kecamatan Siantar Utara. Mereka khususnya menyoroti pentingnya hidup yang tidak diintervensi, di mana hanya Allah yang memiliki kuasa untuk mengintervensi.

Sebelum ditutup dengan doa, Dr. Muhammad Zen M Pd sebagai moderator menyimpulkan pentingnya selalu menerapkan prinsip amar ma’ruf nahi mungkar. Acara berakhir dengan serapan pagi bersama, menutup rangkaian Safari Subuh Berjemaah kali ini. (Yogo Tobing)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles