muisumut.or.id-Medan, 24 November, Pada Salat Jumat di Masjid Ar Rahmah komplek MUI Sumatera Utara, KH. Zulfikar Hajar, MA memberikan khutbah yang sarat makna. Dalam khutbahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Islam sebagai agama yang damai dan mengajak umat Islam untuk bersatu dalam mempertahankan keyakinan mereka.
Beliau memulai khutbah dengan mengingatkan umat Islam tentang keistimewaan agama Islam yang dipilih oleh Allah. “Kita harus bersyukur kepada Allah karena Islam adalah agama yang dipilih oleh-Nya. Agama Islam merupakan jalan yang tinggi dan hebat, tak ada yang melebihi keagungan dan kehebatannya. Semua aturan dalam Islam telah diatur dengan rapi dalam segi kebersihan dan ketertiban,” ujar KH. Zulfikar.
Dalam konteks persiapan sebelum melaksanakan ibadah salat, beliau menyampaikan pentingnya membersihkan jiwa dan tubuh sebagai bentuk ketaatan terhadap perintah Allah. “Sebelum kita menghadap Allah Taala dalam salat, kita harus membersihkan jiwa dan anggota tubuh kita. Bersuci dalam Islam tidak hanya pada saat salat, tetapi juga melibatkan kesucian jiwa dan batin,” jelasnya.
Beliau kemudian menjelaskan tentang esensi Islam sebagai agama yang mulia dan damai. “Islam adalah agama yang dipilih Allah untuk kita, agama yang mulia. Ketika ditanya tentang Islam, kita harus bisa memberikan definisi yang baik. Islam bukan hanya agama yang membawa keselamatan, tetapi juga mengajarkan untuk menyebarkan kedamaian di dunia ini,” tambah KH. Zulfikar.
Menyentuh tema zakat, beliau menegaskan bahwa zakat bukan hanya kewajiban bagi orang kaya, melainkan juga bagi mereka yang mampu memberikan sebagian rezekinya. “Zakat tidak hanya untuk orang kaya, bahkan orang yang mampu memberikan sebagian rezekinya juga wajib membayar zakat. Islam mengajarkan untuk berbagi dan mensejahterakan sesama,” paparnya.
Beliau juga membahas konsep salam (damai) dalam Islam. “Islam mengajarkan konsep damai. Janganlah kita menjadi penyebab pertikaian, tetapi sebaliknya, berusaha untuk membawa kedamaian di sekitar kita. Islam memerintahkan umatnya untuk berdamai dan menjaga persatuan,” ungkap KH. Zulfikar.
Dalam penutup khutbahnya, beliau mengajak umat Islam untuk bersatu dalam menghadapi tantangan dan ujian. “Kita adalah umat Islam yang bersaudara. Kita harus mendukung dan melindungi satu sama lain. Dalam situasi sulit seperti saat ini, mari bersatu untuk membela Islam dan saudara-saudara kita yang sedang mengalami penderitaan,” tutup KH. Zulfikar Hajar, MA.
Khutbah ini diakhiri dengan doa untuk keselamatan umat Islam dan doa agar Allah senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan pada umat-Nya. (Yogo Tobing)






