Monday, February 2, 2026
spot_img

K.H Amir Panatagama Ingatkan Umat Islam: Jaga Kesucian Ramadan dan Berkumpul di Masjid untuk Memperkuat Spiritualitas

muisumut.or.id-Deli Serdang, 10 Maret 2024 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Deliserdang, melalui Ketua Umumnya, Kiai H. Amir Panatagama, mengungkapkan potensi terjadinya perbedaan masuk dan dimulainya ibadah puasa Ramadan 1445 Hijriah. Hal ini, meskipun menjadi bagian dari sejarah panjang umat Islam Indonesia, membutuhkan kewaspadaan agar tidak berujung pada perilaku yang merusak kesucian Ramadan.

Perbedaan awal bulan Ramadan dan hari raya Idulfitri, menurut Amir Panatagama, seharusnya menjadi penguat harmonisasi dan kesejukan di antara umat Islam. Namun, dia menekankan pentingnya untuk tidak terpengaruh oleh perbedaan tersebut dan menghormati keyakinan masing-masing individu.

“Dalam menyikapi perbedaan, kedewasaan dan penghormatan terhadap keyakinan sesama umat Islam harus terjaga. Yang paling penting adalah bagaimana bulan Ramadan bisa diisi dengan peningkatan amalan ibadah,” ungkap Amir Panatagama.

Dia juga menyoroti pentingnya menjaga kesucian bulan Ramadan dari perilaku yang mengarah kepada dosa dan merusak ibadah puasa. Terlebih lagi, dalam konteks suasana politik yang masih hangat akibat proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, dia menekankan agar umat Islam tidak terprovokasi yang dapat merusak pelaksanaan ibadah puasa.

“Jaga hati dan bersabarlah. Jangan sampai terprovokasi dan berdampak pada sikap yang dapat merusak ibadah puasa Ramadan kita,” tegasnya.

Semarakkan Masjid: Ajakan Memakmurkan Tempat Ibadah

Amir Panatagama juga mengimbau umat Islam untuk menyemarakkan masjid selama bulan Ramadan. Ia menekankan pentingnya memakmurkan masjid dengan berbagai ibadah, seperti salat, tadarusan Alquran, zikir, majelis pengajian ilmu, dan lain sebagainya.

Menurutnya, Ramadan adalah bulan suci yang penuh dengan kebaikan. Oleh karena itu, memakmurkan masjid selama bulan Ramadan adalah investasi spiritual yang amat berharga bagi umat Islam.

“Kami menyerukan umat Islam untuk menyemarakkan masjid dengan memakmurkannya selama Ramadan. Sangat rugilah orang yang kemudian tidak mendapatkan kebaikan dari bulan Ramadan,” paparnya.

Amir Panatagama juga percaya bahwa kemajuan umat Islam akan semakin gemilang jika pembangunan manusianya berbasis pada masjid, yang menjadi pusat kejayaan peradaban Islam, seperti yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. (Yogo Tobing)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles