Monday, February 2, 2026
spot_img

Saya Tau Saya Perlu Berjuang

Taufik Ismail Pohan, mahasiswa PTKU MUI SUMUT utusan MUI Padang Lawas.

Nama saya Taufik Ismail Pohan lahir di desa pangirkiran dolok,barumun tengah,Padang lawas,tepatnya pada Tanggal 23 April 2002. Saya anak Ketiga dari empat bersaudara buah hati dari Pasangan PORMEN POHAN dan ROKIMAH SIREGAR, TAUFIK adalah panggilan Akrab saya, dan terlahir di keluarga yang Sederhana, ayah Saya seorang petani. Sedangkan ibu, guru di sekolah dasar(SD) kampung kami, yang tidak jauh jaraknya dari rumah kami. Sejak kecil saya selalu dinasehati orang tua Untuk selalu rajin beribadah, kerja keras, jujur,dan baik terhadap orang lain.

Di waktu kecil saya seorang pengembala kambing dari pengalaman mengembala kambing tersebut banyak memberikan pelajaran hidup yang berharga termasuk kesabaran,tanggung jawab,dan kedisiplinan,menjaga kambing-kambing tersebut memerlukan kepatuhan dan rutinitas sehari-hari.kedisiplinan dalam merawat hewan ternak sangat penting untuk memastikan kesejahteraan mereka.
Ketika berumur 6 tahun saya memulai Pendidikan di SDN Pangirkiran dolok,Padang lawas, kemudian setelah lulus saya melanjutkan kePondok psantren musthafawiyah , purba baru,kecamatan lembah sorik merapi, kabupaten Mandailing Natal,selama 7(tujuh) tahun dan disitulah saya memulai hidup dengan mandiri, disana saya tinggal di pondok kecil (gubuk-kecil) yang mana pondok itu hanya berukuran sekitar 3×4 M, yang beratapkan daun pohon aren, tidur dengan tikar yang seadanya dan bantal yang kecil bahkan kadang-kadang tidak ada bantal karena di pakai kawan, dan disana saya itu memasak sendiri dengan alat masak yang sederhana, di pondok Itulah banyak kenangan yang pahit , manis dirasakan atau mungkin tidak pernah didapati lagi yang seperti itu dan tidak bisa dilupakan,sehingga melalui pelajaran hidup yang seperti itu kami disana tidak bisa bersifat Sombong kepada orang lain, peduli terhadap lingkungan dan lain-lain.
Pengalaman hidup di pondok pesantren telah membentuk saya menjadi pribadi yang Tangguh dan penuh empati.disana,saya belajar untuk hidup mandiri,menghargai kesederhana-an,dan peduli terhadap orang lain dan lingkungan.kenangan pahit manis dari masa itu telah mengajari saya nilai-nilai penting tentang rendah hati dan kepedulian,yang membentuk karakter saya untuk menjadi lebih baik.
Selain saya memiliki ketertarikan dalam bidang yang berhubungan dengan agama, saya juga hobby olahraga terutama bola kaki.bagi saya agama itu sangat penting dalam kehidupan karena tujuan hidup itu hanya akhirat bukan yang lain.
Dan sekarang saya mahasiswa di pendidikan tinggi kader ulama majelis ulama Indonesia Sumatera Utara(PTKU MUI SU) yang mana saya satu diantara 21 mahasiswa di pendidikan ini, disini kami memiliki fasilitas yang cukup memadai,ruangan kelas yang begitu nyaman,kamar yang adem, yang dilengkapi dengan adanya lemari masing-masing,Ac di setiap kamar,meja belajar pun ada,kamar mandi yang bersih,kami sangat bersyukur atas itu semua,dan disini kami di biayai penuh(full beasiswa).
Dan sekarang saya sudah berumur 22 tahun mudah-mudahan apa yang sudah di jalani di kehidupan ini menjadi iktibar bagi saya menjadi manusia yang lebih baik lagi.amiin.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles