Batubara, 3 Agustus 2024 – Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batubara resmi dibuka pada Sabtu (3/8/2024) di Kelurahan Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh. Peresmian ini menandai akhir dari sekitar 16 tahun MUI Kabupaten Batubara beroperasi tanpa kantor definitif.

Ketua MUI Sumatera Utara, Maratua Simanjuntak, menyampaikan apresiasinya atas dukungan PJ Bupati dalam waktu yang singkat. “Kami bersyukur atas penyerahan kantor MUI yang definitif ini. Alhamdulillah,” ujarnya.
Ketua Umum MUI Kabupaten Batubara, H.M. Hidayat Lc, MA, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PJ Bupati atas pemberian kantor definitif ini. “Setelah 16 tahun, akhirnya kami memiliki kantor yang layak. Ini bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk seluruh ulama dan masyarakat,” kata Hidayat.

PJ Bupati Batubara, Heri Wahyudi Marpaung, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kehadiran kantor MUI ini bagi ulama dan masyarakat. “Dengan adanya kantor MUI ini, diharapkan akan tercipta kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang lebih baik,” ujar Marpaung. Ia juga menambahkan, “Jangan takut jika di masa depan ada pihak yang mencoba menggusur kantor ini; jika itu terjadi, penggusur pasti akan mendapatkan balasan.”
Marpaung mengusulkan agar setelah peresmian, sebuah batu prasasti dipasang untuk menandai bahwa kantor ini diserahkan secara hibah kepada MUI Batubara. Kantor ini dianggap sebagai simbol penting yang menunjukkan keberadaan MUI di Kabupaten Batubara dan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan masyarakat.
Usai acara peresmian, PJ Bupati Batubara juga memberikan bantuan kepada anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bagian dari kegiatan sosial.






