Tuesday, February 17, 2026
spot_img

Delegasi MUI Sumatera Utara Tiba di Bukhara: Menggali Warisan Islam dan Menjalin Kerjasama dengan Ulama Bukhara

Bukhara, Uzbekistan, muisumut.or.id, 1 November 2024 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara tiba di Bukhara pada 1 November 2024 dini hari setelah menempuh perjalanan kereta api sejauh 600 km dari Tashkent. Sebelumnya, delegasi ini berangkat dari Kuala Lumpur pada 31 Oktober dalam rangka ziarah bersejarah ke Uzbekistan, negara yang kaya akan warisan dan tradisi Islam, dengan agenda yang berlangsung hingga 7 November 2024. Delegasi ini dipimpin oleh Ketua MUI Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak, dengan tujuan mempererat hubungan dengan komunitas Islam di Uzbekistan serta memperdalam studi tentang sejarah dan peradaban Islam.

Tiba di Tuskent selanjutnya naik kereta ke Bukhoro
Tiba di Tuskent selanjutnya naik kereta ke Bukhoro

Selain berziarah ke situs-situs Islam bersejarah, MUI Sumut diundang untuk menjadi narasumber dalam forum ulama Bukhara. Kesempatan ini memungkinkan delegasi untuk berbagi ilmu dan pengalaman mengenai isu-isu keislaman kontemporer serta penguatan nilai-nilai syariat.

Warisan Islam di Uzbekistan: Mengenang Kontribusi Imam Bukhari

Uzbekistan, khususnya kota Bukhara dan Samarkand, memiliki peran besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan keislaman. Salah satu tokoh penting yang lahir di Bukhara adalah Imam Muhammad Ibn Ismail al-Bukhari, penulis Sahih al-Bukhari, salah satu kitab hadis paling terpercaya dalam Islam. Makam Imam Bukhari di Samarkand menjadi salah satu destinasi utama kunjungan delegasi MUI Sumut sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi beliau dalam pengembangan ilmu hadis.

Kegiatan Utama Delegasi MUI Sumatera Utara

Selama di Uzbekistan, delegasi MUI Sumut yang dipimpin Dr. H. Maratua Simanjuntak akan mengadakan berbagai kegiatan, termasuk pertemuan dengan ulama setempat dan kunjungan ke institusi pendidikan Islam. Dalam forum ulama Bukhara, Prof. M. Jamil akan menyampaikan tulisannya dalam bahasa Inggris berjudul The Strategic Role of Islamic Scholars and Figures towards a Prosperous, Thriving, and Just Indonesia (Learning from Three Islamic Scholars and Figures in the Indonesian Archipelago). Tulisan ini membahas peran strategis ulama dan tokoh Islam dalam membangun masyarakat Indonesia yang sejahtera, berkembang, dan adil, dengan mengambil inspirasi dari tiga tokoh Islam di Nusantara.

Sementara itu, Dr. Ardiansyah akan menyampaikan makalahnya dalam bahasa Arab yang berjudul وسطية الإسلام في منظور الحديث النبوي؛ من المنهج إلى التطبيق,  Makalah ini membahas konsep wasatiyyah (moderat) Islam dalam perspektif hadis Nabi, dari metodologi hingga aplikasinya.

Menghormati Sejarah Islam dan Memperkuat Kerjasama Internasional

Perjalanan ini bukan sekadar ziarah, melainkan langkah penting untuk memperkuat hubungan antarulama dan umat Islam lintas negara. MUI Sumatera Utara berharap memperoleh wawasan dari pengalaman dakwah Islam di Uzbekistan, terutama dalam bidang pendidikan Islam yang telah berkembang selama berabad-abad.

Kunjungan ini juga diharapkan dapat mendorong MUI Sumatera Utara untuk meningkatkan peran dalam pembinaan umat di Indonesia, dengan memanfaatkan inspirasi dari tradisi pendidikan dan dakwah Islam di Uzbekistan. Bukhara dan Samarkand dikenal sebagai pusat intelektual Islam yang menghasilkan ulama besar dan karya-karya monumental yang menjadi dasar pemikiran Islam hingga kini.

Harapan dan Manfaat dari Kunjungan

Melalui kunjungan ini, MUI Sumatera Utara berharap tidak hanya menghormati warisan ulama terdahulu seperti Imam Bukhari, tetapi juga memperkokoh jaringan keilmuan dan persahabatan antarbangsa. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan pemahaman sejarah Islam serta memperkuat sinergi dalam mengembangkan dakwah Islam yang lebih progresif dan inklusif di era modern.

Ketua MUI Sumut, Dr. H. Maratua Simanjuntak, menegaskan pentingnya memperluas wawasan dan membangun kerjasama internasional antarulama, agar nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin terus tersebar dan menjadi pedoman bagi umat Islam di seluruh dunia.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles