Bukhara, Uzbekistan , muisumut.or.id, 2 November 2024, Delegasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara melakukan ziarah spiritual di Kota Tua Bukhara, Uzbekistan, dan mengunjungi Masjid Kalyan yang bersejarah. Masjid ini merupakan salah satu simbol arsitektur Islam di Asia Tengah, yang masih berdiri kokoh dan penuh makna sejak pembangunannya.

Dalam bahasa Uzbekistan, kompleks masjid ini disebut Po-i-Kalan, yang berarti “Kaki Besar”. Masjid Kalyan pertama kali didirikan pada tahun 713 Masehi dan kemudian diperluas oleh penguasa Dinasti Karakhanid, Arslan Khan, pada tahun 1121. Terletak di pusat kota Bukhara, masjid ini dikelilingi bangunan bersejarah lainnya yang menyimpan nilai keagamaan dan kebudayaan.

Sayangnya, pada awal abad ke-13, pasukan Genghis Khan menyerbu Bukhara dan merusak kompleks masjid. Hanya Menara Kalyan yang berhasil selamat dari serangan tersebut. Pada masa kekuasaan Ubaydullah Khan pada tahun 1514, kompleks ini kembali diperbaiki dan disempurnakan. Dengan empat iwan besar, kubah yang indah, serta pilar-pilar yang kokoh, Masjid Kalyan menjadi salah satu masjid terbesar di wilayah ini, memancarkan kemegahan seni arsitektur Persia yang diabadikan dalam 288 kubahnya.
Pesona Menara dan Madrasah Mir-i Arab
Kompleks ini juga mencakup Menara Kalyan dan Madrasah Mir-i Arab, yang menjulang megah di sudut kompleks. Menara Kalyan, setinggi 46 meter, dikenal sebagai “menara kematian” karena pada masa lalu digunakan sebagai tempat eksekusi bagi para pelanggar hukum. Namun, fungsi utamanya adalah untuk mengumandangkan azan. Menara ini dihiasi dengan ornamen geometris dan kaligrafi ayat-ayat Al-Quran yang menambah keindahannya.

Madrasah Mir-i Arab, yang didirikan pada 1536 oleh Syekh Abdullah Yamani, juga terletak dalam kompleks ini. Madrasah ini merupakan salah satu pusat pendidikan Islam terbesar di Bukhara dan bersebelahan dengan makam Ubaydullah Khan, sang pendiri. Pada tahun 1997, Masjid Kalyan dan seluruh kompleksnya direnovasi dan dijadikan situs warisan dunia oleh UNESCO.
Ziarah MUI Sumut: Mengenang Warisan Islam di Bukhara
Ziarah ini diharapkan memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi para delegasi, mengingatkan mereka akan kebesaran peradaban Islam yang telah berlangsung selama berabad-abad di Asia Tengah. Bukhara, dengan situs-situs seperti Masjid Kalyan, mengisyaratkan kejayaan dan keberlanjutan kebudayaan Islam yang tetap relevan dan terpelihara hingga kini.






