muisumut.or.id, 7 November 2024, Berikut adalah fakta-fakta unik tentang Uzbekistan, negara yang penuh sejarah Islam dan memiliki hubungan erat dengan Indonesia, tentunya ini adalah bersifat subjektif dari pengamatan dan pembelajaran perjalanan Rihlah Ilmiah ke Uzbekistan:
- Pusat Peradaban Islam dan Ilmuwan Terkenal
Uzbekistan adalah tempat lahirnya beberapa ilmuwan besar Islam, seperti Imam Bukhari, ahli hadis terkemuka; Ibnu Sina, bapak kedokteran modern; dan Bahauddin Naqshband, pendiri tarekat Naqshbandiyah. Mereka berperan besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan spiritualitas Islam. - Warisan Arsitektur yang Megah
Kota-kota bersejarah seperti Samarkand, Bukhara, dan Khiva dihiasi oleh bangunan megah yang menjadi saksi kejayaan era Jalur Sutra. Masjid, madrasah, dan mausoleum yang berdiri di kota-kota ini masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO dan memukau dengan keindahan arsitektur Islamnya. - Destinasi Ziarah yang Kaya
Uzbekistan adalah salah satu destinasi ziarah populer bagi Muslim, termasuk dari Indonesia. Negara ini memiliki makam tokoh-tokoh besar seperti Imam Bukhari, Imam Tirmidzi, dan Bahauddin Naqshband, pendiri tarekat Naqshbandiyah. Selain itu, makam Imam Al-Maturidi, tokoh penting dalam akidah Islam yang dianut banyak Muslim Indonesia, juga berada di sini. - Larangan Berjilbab di Masa Lalu dan Larangan Bercadar
Meskipun penduduknya mayoritas Muslim, Uzbekistan pernah memberlakukan larangan bagi perempuan untuk mengenakan jilbab di bawah pemerintahan presiden pertama, Islam Karimov ketika kebijakan agama sangat dikontrol. Saat ini pada masa pemerintahan Shavkat Mirziyoyev pemakaian jilbab dibolehkan namun pemakaian cadar dilarang sejak Oktober 2023. Maka kita akan terbiasa melihat perempuan disana tidak berjilbab - Minim Pengetahuan Bahasa Arab dan kemampuan membaca al Quran
Meskipun merupakan negara mayoritas Muslim, banyak orang Uzbekistan yang tidak bisa berbahasa Arab dan tidak mampu membaca alquran. Hal ini disebabkan oleh masa pemerintahan Soviet yang menghambat pendidikan agama. Bahkan seluruh madrasah dijadikan pabrik dan gudang - Budaya Ibadah di Rumah untuk Wanita
Dalam budaya Uzbekistan, wanita lebih sering melakukan ibadah di rumah dibandingkan di masjid, meskipun kini ada perubahan bertahap untuk mengizinkan wanita beribadah di masjid secara terbuka. - Pariwisata yang Semakin Berkembang
Uzbekistan kini lebih terbuka terhadap pariwisata, berbeda dari masa presiden pertama, ketika kebijakan negara sangat ketat. Saat ini, Uzbekistan menjadi destinasi menarik bagi wisatawan internasional yang ingin menyelami sejarah dan budaya Islam. - Harga-harga yang Mirip dengan Indonesia
Nilai tukar mata uang Uzbekistan dan harga-harga barang di negara ini hampir setara dengan Indonesia, menjadikannya destinasi yang ramah bagi wisatawan Indonesia. - Negara Tanpa Akses Lautan
Uzbekistan adalah negara yang terkurung daratan, tanpa akses ke laut. Negara ini dikelilingi negara-negara daratan di Asia Tengah, menjadikannya salah satu negara besar tanpa garis pantai. - Danau Aral yang Mengering
Danau Aral, yang pernah menjadi salah satu danau terbesar di dunia, kini kering akibat eksploitasi air untuk pertanian kapas sejak era Soviet, yang menyebabkan masalah lingkungan besar di wilayah tersebut. - Usia Kemerdekaan yang Relatif Muda Namun Memiliki Percaya Diri yang Tinggi
Uzbekistan meraih kemerdekaannya pada tahun 1991, setelah bubarnya Uni Soviet, menjadikannya negara yang merdeka jauh setelah Indonesia, dengan usia kemerdekaan yang masih sekitar 30 tahun. Namun mereka sangat bangga dengan negara mereka yang penuh dengan peradaban. - Khutbah yang Diseragamkan oleh Pemerintah
Di Uzbekistan, khutbah Jumat diseragamkan dan disalurkan oleh kantor Mufti negara, memastikan bahwa pesan yang disampaikan di seluruh masjid pemerintah memiliki keseragaman. - Salam Hormat dalam Interaksi Sehari-hari
Masyarakat Uzbekistan, yang mayoritas Muslim, memiliki tradisi unik dalam menyapa. Mereka selalu memberikan salam saat bertemu dan meletakkan tangan kanan di dada kiri sebagai tanda penghormatan, menunjukkan keramahan dan rasa hormat kepada orang lain.
Demikianlah beberapa keunikan yang dijumpai, tentunya masih banyak keunikan yang lainnya. silahkan dilengkapi






