Medan, muisumut.or.id., 15 November 2024 – Bidang Penelitian, Pengkajian, dan Pengembangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara rapat persiapan penelitian bertema “Peran Masjid dalam Menanggulangi Masalah Khilafiyah dan Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Umat di Sumatera Utara.” Penelitian yang akan berlangsung dari bulan Oktober untuk tahap persiapan dan berakhir pada 5 Desember 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data komprehensif yang mendukung pengembangan dan optimalisasi peran masjid di wilayah ini.
Ketua Bidang Penelitian MUI Sumut, Prof. Fachruddin Azmi, menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan untuk:
- Mengumpulkan data lengkap mengenai profil masjid di Sumatera Utara.
- Mengidentifikasi informasi terkait isu-isu khilafiyah yang terjadi di tengah umat.
- Menganalisis upaya-upaya peningkatan kualitas hidup umat melalui masjid.
- Menyusun basis data sebagai landasan pengembangan dan peningkatan masjid di Sumatera Utara.
“Penelitian ini menjadi langkah strategis untuk memahami lebih dalam potensi dan tantangan yang dihadapi masjid, sehingga ke depannya masjid dapat berperan lebih signifikan sebagai pusat pembinaan umat,” ujar Prof. Fachruddin.
Penyerahan Data Masjid di Nias Utara
Dalam rangka mendukung penelitian ini, Ketua Bidang Infokom MUI Sumut, Dr. Akmaluddin Syahputra, menyerahkan data hasil pembinaan Badan Kenaziran Masjid (BKM) yang dilakukan di Kabupaten Nias Utara. Dari total 35 masjid yang ada di wilayah tersebut, sebanyak 33 masjid telah terdata secara rinci.
“Data ini merupakan hasil dari kegiatan pembinaan BKM yang telah dilaksanakan oleh MUI Sumut pada 13 November lalu. Informasi ini diharapkan menjadi bahan penting dalam penelitian, khususnya terkait pengembangan masjid di daerah-daerah terpencil,” kata Dr. Akmaluddin.
Langkah Strategis Pengembangan Masjid
Penelitian ini juga diharapkan mampu memberikan solusi terhadap isu-isu khilafiyah yang sering kali menjadi tantangan dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, masjid diharapkan dapat menjadi pusat pemberdayaan umat, baik dalam aspek spiritual, sosial, maupun ekonomi.
MUI Sumut mengajak seluruh elemen masyarakat dan pengurus masjid untuk berperan aktif mendukung penelitian ini. Data yang dihimpun akan menjadi dasar perumusan kebijakan dan program pengembangan masjid di Sumatera Utara.
Dengan langkah ini, diharapkan masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, pemberdayaan, dan harmoni umat dalam mengatasi berbagai persoalan sosial.






