Ankara, 15 November 2024 – muisumut.or.id Delegasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara diterima dengan hangat oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ankara, Turkiye. Kunjungan ini disambut oleh Pejabat KBRI, Bapak Yudhi Ardian dan Bapak Adi, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara MUI Sumut dan komunitas Muslim global, khususnya di Turkiye.
Ketua rombongan, Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, membuka pertemuan dengan memperkenalkan anggota delegasi. Kemudian, Ketua Umum MUI Sumut, Dr. H. Maratua Simanjuntak, menyampaikan sambutan utama yang menjelaskan tujuan kunjungan, yaitu untuk memahami lebih dalam peran Turkiye sebagai pusat peradaban Islam di masa kejayaan Dinasti Utsmaniyah.
“Kunjungan ini adalah kunjungan ilmiah. Kami ingin mempelajari metode dan perkembangan lembaga tahfiz Al-Qur’an serta perguruan tinggi di Turkiye, termasuk silabusnya. Hal ini relevan dengan misi MUI Sumatera Utara melalui Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU) untuk mencetak generasi ulama di Sumatera Utara,” ungkap Dr. Maratua.
Delegasi MUI Sumut juga berbagi pengalaman mereka selama dua hari sebelumnya di Turkiye, termasuk kunjungan ke Masjid Ayasofia, simbol peradaban Islam, dan rencana kunjungan ke sekolah-sekolah tahfiz serta perguruan tinggi di Istanbul.
Pejabat KBRI, Bapak Yudhi Ardian, menyambut baik kunjungan ini dan memberikan gambaran tentang kondisi umat Islam di Turkiye, peran komunitas Indonesia di sana, serta keberadaan mahasiswa Indonesia yang tengah menuntut ilmu. Ia juga menyampaikan apresiasinya atas inisiatif MUI Sumut untuk memperluas wawasan tentang budaya Islam di Turkiye, yang dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

Pada akhir pertemuan yang berlangsung di ruang rapat lantai 3 KBRI Ankara, delegasi MUI Sumut menyerahkan sejumlah karya mereka, seperti buku-buku fatwa, 25 Hadis tentang Konstantinopel, majalah Media Ulama, serta publikasi terkait PTKU MUI Sumut. Penyerahan ini dilakukan langsung oleh Dr. Maratua Simanjuntak, didampingi Prof. Asmuni, dan anggota delegasi lainnya.
Dr. Maratua juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dubes RI untuk Turkiye, Bapak Achmad Rizal Purnama, atas sambutan dan dukungan terhadap kunjungan delegasi MUI Sumatera Utara. “KBRI merupakan pintu penting bagi rakyat Indonesia untuk memahami budaya dan peradaban negara lain. Kami berharap kunjungan ini dapat mempererat hubungan bilateral dan memberikan manfaat bagi umat,” tutupnya.
Kunjungan ini menjadi langkah strategis bagi MUI Sumut dalam memperluas jaringan internasional dan meningkatkan mutu pendidikan Islam di tanah air.
(Ir)






