Medan, muisumut.or.id., 21 Desember 2024 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) IV pada Sabtu, 21 Desember 2024, di Hotel Grand Inna Medan. Acara ini akan berlangsung hingga Senin, 23 Desember 2024, dengan tema “Penguatan Peran sebagai Himayatul Ummah, Khodimul Ummah, dan Dhodiqul Hukumah (Mitra Pemerintah)”.
Ketua Panitia Mukerda IV, Dr. H. Ardiansyah, Lc., MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa agenda ini merupakan forum penting tahunan bagi MUI Sumut untuk mengevaluasi kinerja organisasi, memperkuat kelembagaan, dan merumuskan rekomendasi strategis. Mukerda kali ini juga menandai langkah besar dalam memperkuat sinergi antara MUI Sumut dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui penandatanganan piagam kesepahaman.
“Melalui Mukerda IV ini, kita berkomitmen memperkuat peran MUI sebagai pelindung umat (himayatul ummah), pelayan umat (khodimul ummah), dan mitra pemerintah (shodiqul hukumah). Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan keputusan strategis untuk umat dan daerah,” ujar Dr. Ardiansyah.

Peserta dan Tokoh yang Hadir
Mukerda IV dihadiri sekitar 250 peserta yang berasal dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara, termasuk perwakilan dari Kepulauan Nias. Tahun ini, MUI Sumut juga mengundang Ketua Dewan Pertimbangan MUI kabupaten/kota untuk turut serta dalam diskusi dan penyusunan rekomendasi.
Sejumlah tokoh penting hadir dalam pembukaan acara, di antaranya: Prof. Yasir Nasution, MA, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sumut. Drs. Juliadi Zurdani, M.Si mewaliki Gubernur Sumatera Utara yang juga akan membuka secara resmi. Serta Perwakilan Kejaksaan Tinggi Sumut, Polda Sumut, dan Pangdam I/BB, Mayor Infanti Sarwoto.
Hadir juga Ahmad Qosbi, S.Ag., MM, Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumut, Prof. Dr. H. Muhammad Hatta, Ketua Baznas Sumatera Utara. serta Pimpinan dari 12 organisasi masyarakat (ormas) Islam di Sumatera Utara.
Mukerda IV akan membahas berbagai isu penting terkait organisasi, kelembagaan, dan rekomendasi strategis untuk memperkuat peran MUI sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah. Fokus utama meliputi:
Harapan dan Penutup
Mukerda IV ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran MUI sebagai lembaga ulama yang membimbing umat dan bermitra dengan pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.
“Semoga Mukerda IV ini menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi umat dan memperkuat sinergi antara MUI dengan pemerintah dalam menjalankan amanah sebagai pelayan dan pembimbing umat,” tutup Dr. Ardiansyah.
Acara ini akan diakhiri dengan penyampaian rekomendasi hasil sidang pleno yang akan menjadi landasan kerja MUI Sumut di tahun mendatang.






