Monday, February 2, 2026
spot_img

MUI Sumatera Utara Gelar Refleksi Akhir Tahun 2024: Evaluasi Kinerja dan Penguatan Pelayanan Umat

Medan, muisumut.or.id., 30 Desember 2024 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara menggelar Refleksi Akhir Tahun 2024 di Medan pada Senin, 30 Desember 2024. Acara ini dihadiri oleh 64 peserta yang terdiri dari Dewan Pertimbangan, Dewan Pimpinan, Ketua dan Sekretaris Komis, Ketua dan Direktur Badan/Lembaga.

Ketua Panitia, Prof. Dr.  Hasan Bakti Nasution, MA menjelaskan bahwa refleksi ini merupakan bagian dari introspeksi diri untuk mengevaluasi perjalanan organisasi selama setahun terakhir. “Refleksi ini sangat penting agar kita dapat melakukan evaluasi dan perbaikan ke depan. Acara ini juga menjadi refleksi terakhir dalam periode kepengurusan saat ini, karena masa depan bisa saja berubah. Oleh karena itu, kami mengharapkan keseriusan seluruh peserta dalam mengikuti acara ini,” ujarnya.

Evaluasi Peran MUI sebagai Tenda Besar Umat Islam
Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sumut Drs. Muin Isma  menyoroti pentingnya evaluasi kinerja MUI sebagai tenda besar umat Islam yang berfungsi melindungi dan membimbing umat. “Kita perlu menilai apakah sudah mampu melindungi seluruh umat yang berada di bawah naungan MUI. Evaluasi ini juga mencakup efektivitas fatwa yang telah dikeluarkan. Jika fatwa kita diikuti umat, maka itu menjadi keberhasilan besar,” jelasnya.

Ia juga menekankan perlunya manajemen organisasi yang baik untuk mendukung pelayanan kepada umat, termasuk mendorong MUI meraih sertifikasi ISO sebagai bukti profesionalisme dan komitmen melayani umat.

Acara ini juga diwarnai dengan kata perpisahan dari Dr. Jakfar Syahbuddin Ritonga, DBA, Ketua Bidang Ekonomi dan Pemberdayaan Umat, yang kini terpilih sebagai Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel). Dalam sambutannya, Dr. Jakfar menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan Islam dari Tapsel, khususnya melalui Masjid Syahrun Nur.

“Kami siap melayani MUI dan menjadi tuan rumah untuk kegiatan-kegiatan keagamaan di masa depan,” ujarnya.

Arahan Ketua Umum MUI Sumut
Ketua Umum MUI Sumatera Utara, Dr. H. Maratua, dalam arahannya menekankan pentingnya tertib organisasi dan ibadah. Beliau mengapresiasi kemajuan yang telah dicapai MUI Sumut, baik dalam penataan organisasi maupun komitmen terhadap pelaksanaan ibadah.

“Satu hal yang akan kita perkuat di tahun 2025 adalah menghentikan seluruh kegiatan saat azan berkumandang. Ini akan menjadi aturan baku dalam setiap kegiatan MUI,” tegasnya.

Beliau juga menyoroti hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang menyoroti peran Komisi Hubungan Luar Negeri dan Sosial Bencana. MUI Sumut menjadi satu-satunya provinsi yang memiliki komisi ini di luar struktur pusat. “Ke depan, kita rencanakan untuk menggabungkan Komisi Sosial Bencana menjadi Komisi Sosial agar lebih fokus dan efisien,” tambahnya.

Peluncuran Jadwal Waktu Sholat
Sebagai penutup, acara ini diakhiri dengan peluncuran Jadwal Waktu Sholat yang disusun oleh Ust. H. Arso. Jadwal ini dirancang berdasarkan ilmu hisab dan astronomi Islam yang akurat untuk membimbing umat dalam menjalankan ibadah sholat tepat waktu.

Harapan dan Penutup
Melalui refleksi ini, MUI Sumatera Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat. “Semoga MUI semakin baik dan semakin jaya dalam menjalankan amanah sebagai tenda besar umat Islam,” tutup Dr. H. Maratua.

Acara ini menjadi momentum penting bagi MUI Sumut untuk melangkah ke tahun 2025 dengan semangat baru, lebih profesional, dan semakin kuat dalam membimbing umat menuju kehidupan yang islami dan harmonis.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles