Medan, muisumut.or.id., Selasa 31 Desember – Di sela-sela acara refleksi akhir tahun, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara melakukan takziah ke rumah duka almarhum Dr. Ramlan Yusuf Rangkuti, MA, salah seorang pengurus MUI yang telah mengabdikan dirinya lebih dari 20 tahun. Almarhum dikenal sebagai sosok ulama yang memiliki dedikasi tinggi, pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Fatwa dan Ketua Bidang Hukum di MUI Sumut.
Ketua Umum MUI Sumut, dalam sambutannya di rumah duka, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya almarhum ke rahmatullah.
“Kemarin kami mendengar kabar duka ini di tengah acara refleksi akhir tahun. Tiada kata yang pantas kami sampaikan selain rasa belasungkawa yang mendalam. Beliau adalah sahabat kami di MUI, seorang Ketua Komisi Fatwa yang selama ini telah mengabdikan hidupnya untuk umat. Kehadiran kami di sini adalah bentuk penghormatan dan doa terbaik untuk almarhum,” ujar Ketua Umum MUI Sumut.
Beliau juga menambahkan bahwa kepergian almarhum di usia 73 tahun diharapkan menjadi kesempatan untuk mendapatkan ampunan dan rahmat dari Allah SWT.
“Kami yakin banyak amalan baik yang telah beliau tinggalkan selama mengabdi di MUI. Semoga kepergian beliau menjadi pengantar menuju surga-Nya. Kepada keluarga, anak-anak, dan cucu-cucu yang ditinggalkan, kami berharap agar tetap sabar dan tabah menerima takdir ini. Doa-doa terbaik semoga terus mengalir untuk almarhum, agar diampuni dosa-dosanya dan dilipatgandakan pahala ibadahnya,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga atas keterlambatan rombongan MUI Sumut menghadiri rumah duka, mengingat sebelumnya mereka tengah menghadiri acara refleksi.
“Kami dari keluarga besar MUI Sumut mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila kehadiran kami dirasa terlambat. Namun, doa dan rasa duka kami sejak awal telah menyertai almarhum,” pungkasnya.
Rangkaian doa dipanjatkan untuk almarhum di rumah duka, diikuti dengan penyampaian belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. MUI Sumut berharap amal jariyah almarhum selama ini terus mengalir, dan jasa-jasa beliau dalam membangun MUI menjadi inspirasi bagi generasi penerus






