Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Pengajian Rutin MUI Sumatera Utara: Menanamkan Kearifan terhadap Alam melalui Pendekatan Tasawuf

muisumut.or.id Medan, 21 Juni 2025 — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara menggelar pengajian rutinnya pada Sabtu, 21 Juni 2025 bertepatan dengan 25 Dzulhijjah 1446 H. Bertempat di Aula MUI Sumut, kegiatan ini mengangkat tema “Kearifan terhadap Alam Semesta: Pendekatan Kajian Tasawuf”, dengan menghadirkan Prof. Dr. H. Muzakkir, M.Ag sebagai narasumber. Acara ini dipandu oleh moderator dari Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) MUI Sumatera Utara.

Dalam pemaparannya, Prof. Muzakkir menekankan pentingnya pendekatan spiritual dan kesadaran ekologis dalam merespons berbagai krisis lingkungan yang terjadi saat ini. Ia menyampaikan bahwa bencana yang terus terjadi merupakan peringatan agar manusia kembali menyadari peran dan tanggung jawabnya sebagai khalifah di muka bumi.

“Manusia diciptakan dari tanah, dan tanah adalah simbol bumi sebagai ibu yang melahirkan kehidupan. Maka bumi harus dirawat, bukan dieksploitasi. Ini bukan hanya masalah lingkungan, tetapi juga masalah akhlak dan amanah keagamaan,” tegas Prof. Muzakkir.

Ia mengajak umat Islam untuk membangun sikap antropokosmik—kesadaran bahwa manusia adalah bagian dari semesta dan eko-teologis, yaitu melihat alam sebagai ciptaan Allah yang memiliki nilai spiritual. Dalam konteks tasawuf, alam bukan sekadar objek materi, melainkan juga media untuk mengenal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Prof. Muzakkir juga mengutip QS. Al-Isra’: 44 sebagai pengingat bahwa seluruh makhluk di alam ini bertasbih kepada Allah, meskipun manusia tidak dapat memahami bentuk tasbih tersebut.

“Ketika alam bertasbih, maka rusaknya lingkungan adalah bentuk gangguan terhadap harmoni dzikir semesta. Manusia yang sadar harus kembali menjadi penjaga, bukan perusak,” tambahnya.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles