muisumut.or.id., Medan, Juli 2025 — Ketua Bidang Ukhuwah Islamiyah MUI Provinsi Sumatera Utara, Drs. H. M. Hatta Siregar, SH, M.Si, menegaskan pentingnya membangun generasi muda Islam yang kuat secara spiritual dan sosial dalam menghadapi tantangan zaman. Hal itu disampaikan saat membuka Pelatihan dan Pembinaan Ukhuwah Islamiyah bagi Pemuda Islam yang digelar MUI Sumut dalam dua angkatan, pada 19 dan 26 Juli 2025 di Aula MUI Sumut, Medan.
“Kita ingin membentuk pemuda Muslim yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam ukhuwah dan tangguh menghadapi arus pemecah-belah umat. Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam memperkuat persatuan Islam,” tegas Hatta Siregar dalam sambutannya.
Pelatihan yang mengusung tema “Memperkuat Ikhuwah, Membangun Peradaban” ini diikuti oleh 120 peserta dari berbagai organisasi kepemudaan Islam se-Sumatera Utara. Mereka dibekali dengan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis ukhuwah Islamiyah melalui sesi ceramah dan diskusi.
Dalam pandangan Hatta Siregar, fenomena individualisme, kemerosotan moral, serta bahaya pendangkalan akidah dan narkoba merupakan ancaman serius yang harus dihadapi secara kolektif oleh pemuda. Ia menekankan bahwa ukhuwah bukan sekadar wacana, tetapi harus menjadi gerakan nyata yang terstruktur dan berkelanjutan.
“Kita perlu mempersiapkan ruang konsolidasi dan kaderisasi yang kuat. Pelatihan ini harus jadi langkah awal untuk membangun jaringan pemuda yang solid, produktif, dan peduli terhadap permasalahan umat,” ujarnya.
Para narasumber dalam pelatihan ini antara lain Dr. Syafruddin Syam, MA, Prof. Dr. Andri Soemitra, MA, Prof. Dr. Watni Marpaung, MA, dan Dr. Zulham, MH, yang membahas konsep ukhuwah Islamiyah serta strategi menghadapi tantangan sosial dan spiritual di kalangan pemuda.

Hasil Rekomendasi: Penguatan Jaringan dan Program Lanjutan
Pelatihan ini menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, di antaranya:
-
Pelatihan lanjutan yang intensif dan terstruktur;
-
Pembentukan jaringan komunitas pemuda berbasis ukhuwah di daerah;
-
Program kewirausahaan sosial pemuda;
-
Strategi penanggulangan masalah sosial dengan pendekatan ukhuwah;
-
Penguatan literasi digital dan advokasi pemuda Islam.
Rekomendasi ini disusun oleh tim perumus yang dipimpin Dr. Muhammad Yafiz, M.Ag dan Abdul Aziz, SE, sebagai wujud komitmen pemuda untuk berperan aktif dalam membangun peradaban Islam di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.
Drs. H. M. Hatta Siregar berharap seluruh hasil pelatihan ini dapat ditindaklanjuti dalam program konkret, dan MUI Sumut siap menjadi fasilitator bagi gerakan pemuda Islam yang berbasis ukhuwah dan kebersamaan.






