muisumut.or.id. Medan, 24 Juli 2025 — Dalam rangka memperingati Milad ke-50 Majelis Ulama Indonesia (MUI), MUI Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan kegiatan Dakwah dan Konseling Bahaya Narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Anak Tanjung Gusta Medan, Kamis (24/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Milad Emas MUI sekaligus wujud kepedulian terhadap pembinaan rohani dan penyadaran generasi muda di lingkungan pemasyarakatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pengurus MUI Sumut, antara lain Ketua Bidang Kerukunan Drs. Palit Muda Harahap, MA, Ketua Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) Dra. Hj. Rusmini, MA, serta Sekretaris MUI Sumut Dra. Hj. Wan Kharunnisa dan Dra. Hj. Nani Ayum Pangabean.
Acara ini menghadirkan Dr. Zukarnain, MA, Ketua Gerakan Nasional Anti Narkoba (Gannas Annar) MUI Sumut, sebagai narasumber. Beliau dikenal luas sebagai tokoh nasional di bidang pemberantasan narkoba dan aktif dalam kampanye penyadaran bahaya narkotika di berbagai lembaga pendidikan, pesantren, dan komunitas remaja.
Dalam sambutannya, Hj. Rusmini, MA menjelaskan bahwa kegiatan dakwah dan konseling di LP telah menjadi program rutin yang dilaksanakan Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI Sumut.
“Kami memiliki jadwal tetap untuk kegiatan serupa di LP Perempuan dan juga LP Laki-laki. Namun khusus kali ini, dalam rangka Milad ke-50 MUI, kami berkolaborasi dengan Ketua Gannas Annar, Dr. Zul, untuk memberi motivasi dan kesadaran kepada anak-anak binaan,” ungkap Rusmini.
Dalam ceramahnya, Dr. Zukarnain menekankan pentingnya peran spiritual dan moral dalam proses rehabilitasi. Ia mengajak para peserta untuk kembali kepada nilai-nilai Islam dan menjadikan pengalaman hidup di LP sebagai titik balik menuju kehidupan yang lebih baik.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para penghuni LP Anak. Selain mendapatkan materi dakwah dan konseling, para peserta juga diberi kesempatan berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai berbagai tantangan yang mereka hadapi.
Milad ke-50 MUI tahun ini dirayakan dengan sejumlah agenda yang mencerminkan komitmen keumatan dan kebangsaan, seperti ziarah ke makam Ketua MUI Sumut terdahulu, pengajian akbar, serta pelayanan pengobatan gratis untuk masyarakat.
Melalui kegiatan di LP Anak ini, MUI Sumut ingin menunjukkan bahwa dakwah Islam tidak hanya menyapa mereka yang berada di luar jeruji, tetapi juga hadir untuk mereka yang sedang menempuh jalan hijrah dan pemulihan diri.






