Friday, February 13, 2026
spot_img

Muzakarah Rutin Bulanan MUI Sumut: Dr. Imam Yazid Tekankan Teladan Nabi Muhammad SAW sebagai Kunci Mengisi Kemerdekaan

Medan muisumut.or.id– Ahad 24 Agustus 2025 Muzakarah rutin bulanan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara kembali digelar pada Sabtu, 24 Agustus 2025 di Kantor MUI Sumatera Utara, Jalan Majelis Ulama No. 3, Medan. Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi Fatwa MUI Sumut, Dr. Imam Yazid, M.A., tampil sebagai pemateri dengan topik “Teladan Nabi Muhammad SAW: Kunci Mengisi Kemerdekaan Indonesia.”

Menurutnya, kemerdekaan Indonesia merupakan amanah besar yang tidak boleh berhenti pada perayaan seremonial semata. “Proklamasi 17 Agustus 1945 bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar membangun bangsa yang adil dan bermartabat,” ujarnya.

Dr. Imam Yazid menegaskan bahwa sifat-sifat Rasulullah seperti shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan kebenaran), dan fathanah (cerdas) harus dijadikan pedoman dalam membangun kepemimpinan bangsa. Integritas tersebut, imbuhnya, merupakan kunci melahirkan pemerintahan yang bersih dari korupsi.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya persatuan di tengah keberagaman. Menurutnya, keberhasilan Nabi dalam menyatukan suku-suku di Madinah menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia yang plural. “Ukhuwah adalah kunci. Olehnya, perbedaan harus dilihat sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan,” tuturnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa prinsip musyawarah dan penegakan keadilan yang dicontohkan Nabi sejalan dengan semangat demokrasi di Indonesia. Hukum, imbuhnya, harus ditegakkan tanpa pandang bulu demi menjaga marwah negara hukum.

Ia juga menyoroti kecintaan Nabi terhadap tanah kelahirannya, Makkah, sebagai teladan cinta tanah air. “Menjaga negeri adalah bagian dari iman. Kita harus bekerja keras, mandiri, dan berkontribusi positif sebagaimana Nabi yang sejak muda menunjukkan etos kerja,” jelasnya.

Mengutip wahyu pertama Iqra’, ia menegaskan pentingnya pendidikan dan inovasi sebagai pondasi kemajuan bangsa. “Kemerdekaan sejati akan tercapai bila masyarakat Indonesia berilmu, berakhlak, dan berdaya saing global,” pungkasnya.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles