Medan, muisumut.or.id, Ahad 21 September 2025 – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara, Dr. Maratua Simajuntak, memberikan sambutan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pembukaan kajian rutin keluarga alumni PTKU MUI Sumut, Ahad (21/9/2025) di Aula MUI Sumut.
Dalam arahannya, Dr. Maratua menekankan pentingnya alumni PTKU untuk menjaga jati diri sebagai ulama sekaligus tampil sebagai pengamal dan pembela agama. Ia berpesan agar kader-kader ulama senantiasa hadir di tengah masyarakat, aktif dalam kegiatan masjid, dan tidak menjauh dari tradisi keilmuan Islam.
“Kalau alumni PTKU, harus tampak identitasnya sebagai ulama. Mulailah dari hal sederhana, seperti selalu hadir di masjid, aktif dalam pengajian, meski hanya sebagai jamaah. Dari situlah masyarakat akan mengenal dan menaruh hormat,” ujarnya.
Dr. Maratua juga menekankan pentingnya tertib diri, tertib ibadah, tertib waktu, dan tertib administrasi sebagai bekal kader ulama. Menurutnya, ulama bukan hanya dinilai dari ilmu yang dimiliki, tetapi juga dari sikap, kebiasaan, serta kedisiplinan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Jangan takut jika perjuangan tidak selalu diiringi materi. Ulama sejati adalah mereka yang ikhlas mengamalkan ilmunya. Alumni PTKU harus siap tampil bukan hanya sebagai ahli agama, tetapi juga pengamal agama, dan terutama pembela agama di tengah tantangan zaman,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa alumni harus membiasakan diri menulis dan mempersiapkan materi dakwah dengan baik agar tidak mengulang isi ceramah secara monoton. Hal itu, menurutnya, menjadi bagian dari tanggung jawab intelektual ulama.
Menutup sambutannya, Dr. Maratua mengapresiasi langkah PTKU MUI Sumut yang menggagas kajian rutin alumni. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah silaturahmi, penguatan dakwah, sekaligus ruang kaderisasi ulama yang konsisten melahirkan tokoh-tokoh Islam yang berintegritas di Sumatera Utara.






