Friday, February 6, 2026
spot_img

*Safari Subuh MUI Sumut di Masjid Istiqomah Simalungun Angkat Pesan “Ad-Din an-Nashihah” dan Pentingnya Merawat Akal

Simalungun, muisumut.or.id — 23 November 2025 — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara kembali melanjutkan rangkaian Safari Dakwah  ke berbagai daerah. Kali ini, Masjid Istiqomah di Kabupaten Simalungun menjadi tujuan kegiatan pembinaan umat yang mengangkat pesan sentral dalam agama: “ad-din an-nashihah” — agama adalah nasihat.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi MUI Sumut, Dr. Akmaluddin Syahputra, M.Hum, yang hadir memberikan tausiah menjelaskan bahwa semangat memberi dan menerima nasihat adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan beragama. Ia menyinggung bahwa bahkan Khalifah Umar bin Khattab secara formal pernah meminta umat Islam untuk menasihatinya, menunjukkan betapa pentingnya budaya saling mengingatkan dalam menjaga kualitas umat.

Dalam ceramahnya, Dr. Akmaluddin mengangkat tema akal (‘aql) sebagai anugerah besar yang harus dirawat. Tausiah dibuka dengan pembacaan ayat tentang penciptaan Nabi Adam sebagai khalifah di bumi, serta dialog antara malaikat dan iblis terkait keputusan tersebut. Ia menegaskan bahwa keutamaan Adam bukan terletak pada fisiknya, tetapi pada kemampuan akal, pemahaman terhadap konsep alam, dan kecerdasan dalam menerima serta menjalankan perintah Allah — inilah sebab Allah mengangkat manusia sebagai khalifah.

Dr. Akmaluddin kemudian mengingatkan jamaah bahwa akal adalah amanah yang harus dijaga. Ia menekankan perlunya menjauhi hal-hal yang merusak akal, termasuk pola hidup modern yang menghabiskan waktu tanpa manfaat, seperti terlalu larut dalam media sosial. Menurutnya, kebiasaan tersebut bukan hanya menyita waktu, tetapi juga melemahkan ketajaman berpikir dan produktivitas seseorang.

Beliau juga menyinggung perintah Allah untuk mempedomani Rasulullah ﷺ. Teladan Nabi mencakup pemikiran, sikap, dan perilaku yang dapat ditiru, meskipun tentu tidak mungkin dilakukan dengan kesempurnaan sebagaimana Rasul mengamalkannya. Namun, meneladani Rasul adalah cara menjaga kejernihan akal sekaligus memperkuat karakter seorang Muslim dalam kehidupan sehari-hari.

Safari Subuh MUI Sumut di Masjid Istiqomah ditutup dengan doa bersama, diiringi harapan agar umat semakin mampu merawat akal, memperkuat tradisi nasihat, dan menjadikan teladan Nabi Muhammad ﷺ sebagai pedoman utama dalam membangun kehidupan beragama yang berkualitas.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles