Medan, muisumut.or.id., 13 Januari 2026, Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara menggelar kuliah umum sebagai agenda rutin dalam mengawali semester perkuliahan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis MUI dalam memperkuat kaderisasi ulama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Hasan Bakti Nasution, MA, selaku Direktur PTKU MUI Sumatera Utara sekaligus mewakili Ketua MUI Sumatera Utara, menegaskan bahwa kuliah umum ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan dalam rangka memperluas wawasan keulamaan para mahasiswa sebagai calon-calon ulama masa depan. Menurutnya, kegiatan akademik ini menjadi instrumen penting dalam membentuk cara pandang, kedalaman keilmuan, serta kesiapan kader ulama dalam menjawab dinamika umat.
Lebih lanjut disampaikan bahwa visi PTKU MUI Sumatera Utara adalah mencetak kader ulama yang ahli dalam ilmu agama, pengamal ajaran Islam, serta pembela agama. Visi tersebut menjadi landasan utama dalam proses pendidikan dan pembinaan kader ulama sebagai upaya melahirkan ulama masa depan pengganti para ulama terdahulu yang keberadaannya kian langka.
Kuliah umum ini menghadirkan Prof. Dr. H. Hasan Asari, MA sebagai narasumber dengan topik “Tantangan Ulama Era Kontemporer”. Dalam pemaparannya, Prof. Hasan Asari menegaskan bahwa Pendidikan Tinggi Kader Ulama merupakan ikhtiar nyata MUI dalam menyiapkan regenerasi ulama secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan.
Menurut Prof. Hasan Asari, tantangan ulama saat ini sangat kompleks dan multidimensional. Tantangan personal meliputi penguasaan ilmu-ilmu keislaman, penguasaan metodologi keilmuan, serta kemampuan mengintegrasikan tradisi keilmuan klasik dengan inovasi pemikiran kontemporer. Selain itu, ulama juga dihadapkan pada tantangan moral dan keteladanan, di mana menjaga akhlak dan integritas sebagai ulama menjadi sangat penting di tengah berkurangnya figur panutan (uswah hasanah) di masyarakat akibat melemahnya proses tahzibul akhlak.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti tantangan di bidang sosial, sains, dan teknologi yang dihadapi ulama seiring dengan perubahan realitas sosial yang berlangsung sangat cepat. Dalam konteks ini, ulama dituntut untuk mampu memahami dan merespons dinamika zaman secara arif, kontekstual, dan solutif.

Kuliah umum tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus PTKU MUI Sumatera Utara, yakni Wakil Direktur I Dr. H. M. Tohir Ritonga, Lc., MA, Wakil Direktur II Prof. Dr. Arifinsyah, M.Ag, serta Sekretaris Dr. Irwansyah, M.H.I. Hadir pula Drs. Ahmad Darwis dan Salmah Pasaribu.
Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh para dosen PTKU MUI Sumatera Utara, di antaranya Hj. Armauli Rangkuti, MA; Dr. H. Arso, SH., M.Ag; Drs. H. Ahmad Sanusi Luqman, Lc., MA; Dr. Abd. Hamid Ritonga, MA; Dr. Najamuddin, MA; Dr. Anwarsyah Nur, MA; Dr. Iqbal Habibi Siregar, M.Pd.I; Haqqul Yaqin Siregar, Lc., M.Ag; serta Dr. H. Harun Ar Rasyid, MA.
Melalui kuliah umum ini, diharapkan para mahasiswa PTKU MUI Sumatera Utara sebagai calon-calon ulama masa depan memperoleh wawasan, inspirasi, dan penguatan keulamaan, sehingga mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan keumatan. Ujar Hasan Asari.
PTKU*Kontributor: Irwansyah






