Medan, Muisumut.or.id., 10 Februari 2026 — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan Orientasi Pengurus MUI Provinsi Sumatera Utara Masa Khidmat 2025–2030 sebagai langkah awal penguatan visi, misi, dan arah gerak organisasi ke depan.
Kegiatan orientasi ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan kalam ilahi oleh mahasiswa Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU) MUI Sumatera Utara, yang berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.
Ketua Panitia, Prof. Dr. Arifinsyah, M.Ag, dalam laporannya menyampaikan bahwa orientasi pengurus memiliki peran strategis dalam menyatukan persepsi dan langkah seluruh unsur kepengurusan MUI Sumatera Utara.
“Orientasi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menyatukan visi dan misi MUI serta menentukan arah organisasi ke depan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan keumatan para pengurus,” ujar Prof. Arifinsyah.
Ia menjelaskan bahwa seluruh narasumber dalam kegiatan ini berasal dari internal MUI, yakni unsur Dewan Pertimbangan, Sekretaris Umum, dan Bendahara Umum, sehingga materi yang disampaikan benar-benar mencerminkan nilai, pengalaman, dan kebijakan strategis MUI. Adapun peserta orientasi dibatasi pada unsur Dewan Pertimbangan, pimpinan komisi, dan pengurus MUI Sumatera Utara.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Provinsi Sumatera Utara dalam arahannya menyinggung peran aktif MUI dalam merespons berbagai bencana alam yang melanda wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat dalam beberapa waktu terakhir.
“Kita telah berupaya semaksimal mungkin membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. MUI Sumatera Utara telah memberangkatkan bantuan, di antaranya dua truk ke Tapanuli Selatan, serta bantuan ke Aceh Tamiang dan wilayah Kota Medan dan sekitarnya,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Agama melalui MUI telah memberikan perhatian besar dengan merancang bantuan yang bersifat permanen. Di antaranya adalah pembangunan satu unit masjid di setiap provinsi senilai Rp2 miliar, serta program renovasi 500 rumah bagi masyarakat terdampak bencana di setiap provinsi.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum MUI Sumatera Utara juga mengungkapkan apresiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terhadap peran MUI. Menurutnya, dalam pertemuan nasional yang berlangsung baru-baru ini di Masjid Istiqlal Jakarta, Presiden menyampaikan bahwa MUI tidak pernah absen ketika bangsa Indonesia berada dalam situasi sulit.
“Hari ini, melalui orientasi ini, kita ingin semakin memahami jati diri MUI dan bagaimana peran strategisnya dalam menjaga umat dan bangsa,” tegasnya.
Kegiatan orientasi ini diharapkan mampu memperkuat soliditas pengurus serta menjadi fondasi awal bagi optimalisasi peran MUI Sumatera Utara dalam pengabdian keumatan, kebangsaan, dan kemitraan strategis selama masa khidmat 2025–2030.






