muisumut.or.id, Medan Berbeda dengan peringatan tahun baru Islam sebelumnya, tahun ini Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara (MUI-SUMUT) sangat antusias menyambut peringatan Muharram 1442 H, dengan berbagai rangkaian acara demi mengagungkan hari besar Islam tersebut.
Ketua Umum MUI SUMUT Prof Dr H. Abdullah Syah MA mengatakan “Tahun baru Islam adalah peringatan momen hijrahnya Nabi Muhammad Saw., Kita harus mempererat tali ukhwah kita sebagaimana hubungan kaum Muhajirin dan Anshar”, ungkapnya pada pembukaan acara peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1442 H di Aula MUI SUMUT, Kamis (3/9).
Turut hadir Gubernur Sumatera Utara H. Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur H. Musa Rajeksah, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Irwansyah, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto dan para Ketua MUI Kabupaten/Kota se-Sumut.
Gubernur mengajak untuk saling bekerjasama antara umara dan ulama dalam mengahadapi Covid-19 di Sumut.
“Kami selaku umara mendengarkan fatwa-fatwa yang dikeluarkan MUI, maka tuntunlah kami agar kita bekerjasama dalam menyelesaikan pandemi Covid-19 yang tidak diketahui kapan selesainya”, ujarnya
Edy mengajak MUI Kabupaten/Kota se Sumatera Utara agar menghimbau umat mengindahkan protokol kesehatan dengan tujuan mata rantai penyebaran Covid-19 terputus.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sumut M Yasir Nasution mengatakan bahwa sejarah agama ini berhadapan dengan hal-hal yang menggangu, ada kekuatan-kekuatan yang ingin melemahkan bahkan menghapuskan.
“Semua cobaan itu adalah untuk menguji iman kita dan cara Allah memilih siapa hambanya yang beriman, khususnya di tengah pandemi ini apakah kita tetap optimis untuk mengahadapinya”, ujarnya
Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Muharram 1442 H sekaligus Wakil Ketua Umum MUI SUMUT Dr H Arso MA mengatakan bahwa selain peringatan Muharram 1442 H, MUI SUMUT juga mengadakan lomba untuk kalangan milenial.
“MUI SUMUT mengadakan lomba ceramah dan karya tulis ilmiah yang diikuti oleh peserta yang berumur maksimal 30 tahun melalui online dengan tema “Ukhuwah dan Optimisme Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19”,ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, MUI SUMUT juga meluncurkan Kalender Baru Hijriyah. Diharapkan dengan ini umat Islam dapat mengetahui tanggal dan bulan Islam. “Pada tahun 1442 Hijriyah ini tidak ada perbedaan awal Ramadhan dan Syawal di seluruh Indonesia”, terangnya.
Pada peringatan Tahun Baru Islam tersebut, Sekertaris Komisi Fatwa sekaligus Sekertaris acara Gebyar Muharram 1422 H juga mengumumkan para pemenang lomba yang telah diadakan MUI SUMUT seminggu yang lalu.
“Semua video peserta diupload melalui channel MUI SUMUT, sementara lomba karya tulis dilirim ke email MUI SUMUT. Dari 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, ada 11 Kabupaten/Kota yang ikut berpartisipasi, diantaranya Langkat, Pak pak Barat, Dairi, Nias, Labuhan Batu”, ujarnya
I. Katagori Ceramah Singkat (Durasi 5 menit) Putra
1. Abdul Hafiz asal daerah Langkat dengan nilai 912.2
2. M. Alfi Syahri asal daerah LABURA dengan nilai 763,2
3. Yurid Daviq Tanjung asal daerah Nias dengan nilai 649,9
Juara Favorit : Akbar Rizky asal daerah LABURA dengan nilai 1.445,5
II. Katagori Ceramah Singkat (Durasi 5 menit) Putri
1. Nazwa asal daerah Batubara dengan nilai 971,5
2. Ririn Adrida asal daerah Medan dengan nilai 853,5
3. Ayu Elfriana Sinaga asal daerah Tanjung Balai dengan nilai 442.8
Juara Favorit : Nurjannah asal Langkat dengan nilai 1.485,4
III. Katagori Artikel Populer
1. Faisal Amri Al Azhari, M. Ag. Dengan nilai 254
2. Muharisyah Laili Saragih dengan nilai 253
3. Anisa Rizkia dengan nilai 250






