Thursday, February 5, 2026
spot_img

Agar Hatimu Ikhlas

Keikhlasan dalam menjalani kehidupan merupakan kunci utama agar hatimu tidak lalai dan tidak mengeluh atas ketetapan yang Allah berikan padamu.

Ikhlas adalah sesuatu yang mudah untuk di ucapkan namun sulit untuk dijalankan, bahkan orang yang sudah mengikrarkan bahwa dirinya ikhlas belum tentu ikhlas. Ketika seseorang tidak ikhlas maka dia akan sulit untuk menjalani kehidupan, mengapa? Karena dia merasa lebih tahu apa yang terbaik untuk dirinya daripada ketetapan Allah yang tengah dijalaninya, padahal jika seseorang berupaya keras untuk memberimu sesuatu yang tidak Allah tetapkan bagimu maka dia tidak akan mampu melakukannya. Semua telah ditetapkan Allah dan dirancang Allah sebaik mungkin, yang terkadang kita tidak mengetahui apa sebenarnya tujuan dari ketetapan itu. Seperti ujian hidup yang tengah di hadapi terkadang kita mengeluh dalam menjalaninya padahal begitu banyak kebaikan yang terdapat dalam ujian itu, contohnya dengan sakit kita menjadi lebih dekat kepada Allah, lebih merendahkan diri di hadapan Allah dan khusyu’ dalam berdo’a demi kesembuhan yang di harapkan, dengan sakit juga menghalangi kita dari berbuat dosa, misalnya yang awalnya dia sering menceritakan aib seseorang, gibah dengan sakit dia menjadi tidak berdaya untuk melakukan dosa dosa itu dan dengan sakit dosanya akan mudah untuk berguguran.

Percayalah diantara yang tahu ada yang Maha Mengetahui. Jangan mengeluh dengan takdirmu, jangan merasa paling tahu tentang apa yang terbaik untukmu, karena bisa jadi sesuatu yang kau anggap buruk sebenarnya baik untukmu dan sesuatu yang kau anggap baik sebenarnya buruk untukmu.

كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ ۚ وَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۚ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ ࣖ

Artinya: Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Q.S. Albaqoroh ayat 216)

Merasa diri paling tahu tentang takdir hal itulah yang membuat dirimu menjadi tidak ikhlas, lalu bagaimana cara agar ikhlas

  1. Cintamu kepada ciptaan jangan melebihi cintamu pada Penciptanya. Ketika kau lebih mencintai ciptaan daripada Penciptanya maka hatimu akan sakit, mengapa? Karena kau salah meletakkan kadar cintamu. Hal itulah yang sering terjadi, contohnya seperti seseorang yang kehilangan suatu barang, dia sangat mengeluh dan mencaci takdirnya, hal itu menunjukkan bahwa dia lebih mencintai ciptaan daripada Penciptanya, mengapa? Dengan dia mencaci takdirnya berarti dia tidak percaya dengan ketetapan Allah. Padahal ketika dia lebih mencintai Allah sang Maha Pencipta maka hatinya akan mudah untuk ikhlas karena dia percaya dengan ketetapan Allah dan yakin bahwa Allah pasti memberikan yang terbaik bagi dirinya, seperti Pisau yang bagus tetapi dapat melukaimu dan obat yang pahit tetapi menyembuhkanmu. Sama hal nya seperti seseorang yang beribadah tapi mengharapkan pujian manusia, bukan mengharapkan ridho Allah.
  2. Percayalah bahwa Allah adalah sebaik baik pemberi ketetapan. Allah tidak akan memberikan sesuatu yang buruk untukmu, bahkan dibalik ujian yang diberikan-Nya terdapat begitu banyak kasih sayang-Nya.
  3. Ingatlah bahwa Allah mengetahui isi hatimu. Tidak ada yang bisa kau sembunyikan dari Allah. Setiap kata hatimu sesungguhnya Allah mengetahuinya. Ketika kau dengan lantang mengucapkan bahwa kau Ikhlas namun Allah tahu bahwa Ikhlas itu hanya dimulutmu saja, tidak dengan hatimu.

Semoga Allah senantiasa membersihkan hati kita dan semoga kita bisa menjadi hamba-Nya yang ikhlas

Umi Halimah :   mahasiswi PKU Perempuan MUI Sumut

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles