muisumut.or.id-Medan, 17 November, pada Salat Jumat di Masjid Ar Rahmah komplek MUI Sumatera Utara, Yudi Munawwar, MA. memberikan khutbah yang sarat makna. “Tuan-tuan jemaah yang dirahimakumullah, pada usia yang bervariasi ini, kita semua pernah merasakan penyesalan. Ada yang kecil karena dampaknya kecil dan bisa diperbaiki, ada yang besar karena dampaknya besar dan sulit diperbaiki,” ujar Yudi Munawwar, MA.
Beliau menyoroti berbagai bentuk penyesalan, mulai dari kecil seperti tidak menghafal Quran saat kecil hingga penyesalan besar seperti tidak berbakti kepada orang tua saat masih hidup. Bahkan, dalam khotbahnya, Yudi Munawwar, MA. mengingatkan penyesalan terbesar yang dijelaskan dalam Quran surah al-munafiqun ayat 10.
“Dalam ayat tersebut, Allah berpesan untuk bersedekah sebelum datangnya kematian. Orang-orang yang telah meninggal, dalam penyesalan mereka berkata, ‘Ya Allah, mengapa Engkau tidak menundanya sejenak, sehingga aku bisa bersedekah?’. Namun, penyesalan tersebut tidak bisa diperbaiki karena kematian telah tiba,” tambahnya.
Yudi Munawwar, MA. juga menekankan bahwa kita saat ini hidup di tanah yang Allah muliakan, terutama tanah yang saat ini sedang dijajah. Ia mengajak jamaah untuk merenung dan memberikan sedekah kepada saudara-saudara Muslim yang membutuhkan di sana.
“Saudara-saudara kita di tanah yang muliakan ini membutuhkan infak kita. Jangan sampai kita menyesal seperti orang di dalam kubur yang tidak menginfakkan hartanya. Kita harus berhati-hati terhadap kecintaan berlebih pada harta. Sebagaimana anjuran ulama, letakkan harta di telapak tangan, bukan di dalam hati,” pesannya.
Dalam konteks ini, Yudi Munawwar, MA. juga mengomentari tren masyarakat yang ingin menabung lebih banyak di awal tahun 2023. Beliau mengingatkan agar hati-hati karena cinta terhadap harta bisa meningkat, sementara Islam menganjurkan untuk menyumbangkan sebagian harta di jalan Allah.
“Infak dan sedekah tidak akan mengurangi harta kita. Allah pasti akan menggantinya. Jangan takut mengeluarkan sebagian harta, karena itu adalah investasi di akhirat,” tegas Yudi Munawwar, MA.
Khutbah singkat ini diharapkan dapat menginspirasi jamaah untuk menghapus penyesalan dengan berinfak dan bersedekah, serta menjadi pengingat akan tanggung jawab umat terhadap sesama, terutama saudara-saudara Muslim yang membutuhkan bantuan di berbagai belahan dunia. (Yogo Tobing)






