Medan,muisumut.or.id – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara masa khidmat 2025–2030, Prof. Dr. Agussani, M.A.P, menegaskan bahwa posisi Dewan Pertimbangan merupakan amanah besar yang memerlukan tanggung jawab moral, keilmuan, dan keulamaan yang tinggi. Dalam acara Pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Sumut, Prof. Agussani mengungkapkan pentingnya peran Dewan Pertimbangan dalam memberikan nasihat dan bimbingan kepada umat terkait berbagai persoalan yang semakin kompleks.
Prof. Agussani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pengukuhan tersebut dan menekankan bahwa pengukuhan ini lebih dari sekadar seremonial, melainkan merupakan penguatan tanggung jawab keumatan dan kebangsaan yang harus dijalankan dengan keikhlasan dan istiqamah. Ia juga menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh kepengurusan MUI Sumut dengan lebih dari 500 personel yang tergabung dalam 15 bidang kerja, yang jika dikelola dengan sinergi dapat memberikan manfaat besar bagi umat.
Lebih lanjut, ia menegaskan peran penting MUI sebagai khadimul ummah dan shadiqul hukumah, yakni mitra strategis pemerintah. Dewan Pertimbangan siap memberikan arahan untuk menjaga marwah MUI sebagai lembaga ulama yang independen, moderat, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Prof. Agussani juga menyampaikan kesiapan perguruan tinggi yang dipimpinnya untuk berkolaborasi dengan MUI Sumut dalam berbagai bidang, terutama dalam penguatan keilmuan, dakwah, dan moderasi beragama. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan sangat penting untuk menjaga kekuatan dan relevansi MUI di tengah umat.
Di akhir sambutannya, Prof. Agussani mengajak seluruh pengurus MUI untuk menjadikan pengabdian mereka sebagai amal saleh dan terus menjaga persatuan umat Islam di Sumatera Utara.






