muisumut.or.id., JAKARTA, 21 November 2025 — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara menghadiri rangkaian hari kedua Musyawarah Nasional (Munas) XI MUI yang berlangsung di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Jumat (21/11/2025). Rombongan MUI Sumut dipimpin oleh Ketua Umum, Dr. H. Maratua Simanjuntak, didampingi Sekretaris Umum, Prof. Dr. Asmuni, M.Ag, Bendahara Umum, H. Sotar Nasution, M.HB, serta Ketua Bidang Fatwa, Drs. Ahmad Sanusi Lukman, Lc., MA.
Pada sesi pleno, Wakil Ketua Umum MUI Pusat, Buya Dr. Anwar Abbas, menyampaikan materi mengenai penguatan ekonomi umat melalui pembentukan entrepreneur mentality di kalangan generasi muda Muslim. Dalam paparannya, Buya Anwar menegaskan bahwa kemajuan ekonomi nasional sangat ditopang oleh pola pikir kewirausahaan, sebagaimana ditunjukkan oleh etnis Tionghoa yang memiliki karakter proaktif, berani mengambil risiko, dan berorientasi pada inovasi.
“Umat Islam harus bangkit dan menanamkan entrepreneur mentality sejak dini, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Selama ini, sebagian besar umat masih berada pada employee mentality, yaitu mentalitas yang hanya menunggu perintah, menghindari risiko, serta fokus pada kenyamanan dan rutinitas,” ujar Buya Anwar.
Beliau menjelaskan bahwa employee mentality ditandai dengan pola pikir jangka pendek, enggan keluar dari zona nyaman, dan mengutamakan stabilitas. Sementara entrepreneur mentality dicirikan oleh keberanian melihat peluang, kesiapan mengambil risiko, serta kemampuan berpikir jangka panjang.
“Employee mentality bukan sesuatu yang salah. Namun jika umat ingin maju dan kompetitif, mentalitas kewirausahaan harus diperkuat,” tambahnya

MUI Sumut Apresiasi Materi Buya Anwar
Usai sesi pleno, Ketua Umum MUI Sumut, Dr. H. Maratua Simanjuntak, menyampaikan apresiasinya terhadap materi tersebut. Menurutnya, pesan Buya Anwar sangat relevan dengan kondisi ekonomi umat saat ini.
“Pemaparan Buya Anwar memberi dorongan kuat bagi MUI daerah untuk memperkuat program pemberdayaan ekonomi. Perubahan pola pikir adalah langkah awal untuk membangun kemandirian umat,” ujar Dr. Maratua.
Beliau menegaskan bahwa MUI Sumut akan menindaklanjuti gagasan tersebut melalui program pembinaan ekonomi, sinergi pendidikan, serta kerja sama dengan lembaga-lembaga strategis
Sekretaris Umum MUI Sumut, Prof. Dr. Asmuni, M.Ag, juga menekankan pentingnya memasukkan pembinaan kewirausahaan ke dalam proses pendidikan Islam.
“Entrepreneur mentality harus menjadi bagian dari kurikulum keumatan. Anak-anak perlu dikenalkan pada keberanian berinovasi dan membangun usaha sejak dini,” jelas Prof. Asmuni.
Ia menyebutkan bahwa MUI Sumut siap memperkuat kerja sama lintas lembaga untuk mendorong lahirnya generasi Muslim yang kreatif, mandiri, dan memiliki daya saing global






