Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Dankosek I TNI AU Laksanakan Silaturahim dengan MUI Sumatera Utara, Bahas Tantangan Umat

muisumut.or.id., Medan, 16 Mei 2025  Komandan Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional I (Dankosek I) TNI AU, Marsma TNI Imam Subekti, ST., M.IR,  melaksanakan kunjungan silaturahim ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara pada Jumat, 16 Mei 2025 di kantor MUI Sumut Jalan Majelis Ulama/ Sutomo Ujung No.3, medan.  Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah perwira Kosek I, di antaranya Letkol Sus Windyantara (Asintel Kosek I) dan Kapten Sus Joni Chandra (Pabandya Bintal Kosek I).

Dari pihak MUI Sumut hadir Ketua Umum, Dr. H. Maratua Simanjuntak, Wakil Ketua Umum,  Dr. H. Arso, M.Ag, Bendahara Umum, H. Sotar Nasution, M.Ap, dan beberapa Dewan Pimpinan lainnya seperti Drs. Palit Muda Harahap, MA, Dr. Arifinsyah, MA. Dr. Irwansyah, Dr. Akmaluddin Syahputra, dan turuh hadir juga K.H Zulfikar Hajar dan Ust. Amhar

Dalam pertemuan hangat tersebut, Ketua Umum MUI Sumut, Dr. H. Maratua Simanjuntak, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Dankosek yang telah memikul amanah di Sumatera Utara selama kurang lebih dua pekan. Ia juga menjelaskan tentang peran dan fungsi MUI sebagai tenda besar umat Islam, yang memiliki tanggung jawab sebagai shodiqul hukumah (mitra pemerintah) serta himayatul ummah (penjaga umat).

Lebih lanjut, Ketua MUI Sumut memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi MUI, mulai dari permasalahan aliran aliran yang menyimpang, ibadah yang menyimpang seperti sholat yang dilakukan dengan cara “ditabung”. Permasalahan “Kampung Kasih Sayang” hingga dinamika hukum yang tengah dihadapi lembaga, MUI Sumatera Utara.

Dalam dialog tersebut, Dankosek turut menyoroti fenomena media sosial yang kini ramai oleh kehadiran ustaz-ustaz muda mualaf yang populer, namun memiliki pengetahuan agama yang terkesan mendalam. Ia mempertanyakan apakah sosok seperti itu dapat dijadikan rujukan keislaman. Salah seorang pengurus MUI Sumut menanggapi bahwa dalam beberapa kasus seperti Felix Siauw, yang telah diakui dan terus mendalami Islam secara konsisten, sosok tersebut layak dijadikan referensi.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Sumut juga menyoroti fenomena konten keislaman di media sosial yang kerap kali diproduksi tanpa keterlibatan langsung dari tokoh yang ditampilkan. “Banyak video seolah disampaikan tokoh tertentu, padahal dibuat menggunakan teknologi AI. Ini menjadi tantangan baru di era digital,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya sikap kritis terhadap informasi di media sosial, “Tidak boleh terlalu percaya, karena media sosial bukan sumber informasi yang selalu dapat dipertanggungjawabkan.”

Pertemuan silaturahim tersebut diharapkan akan memperkuat hubungan MUI dengan Pemerintah khususnya TNI AU. Kegiatan silaturrahim ditutup dengan penukaran cenderamata antara MUI Sumut dan pihak Kosek I TNI AU, sebagai simbol penghargaan dan penguatan sinergi antara ulama dan TNI dalam menjaga persatuan dan keamanan bangsa.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles