Sunday, February 8, 2026
spot_img

Dialog Keummatan Generasi Muda Islam oleh Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama Kota Pematangsiantar Bahas Pilkada Serentak

muisumut.or.id., Pematangsiantar, 6 Oktober 2024 – Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar menggelar kegiatan Dialog Keummatan dengan tema “Memantapkan Kerukunan Antar Umat Beragama bagi Generasi Muda Islam dan Menghadapi Pilkada Serentak”. Acara yang berlangsung pada Ahad, 06 Oktober 2024 M/03 Robiul Akhir 1446 H, di Aula Kantor Dewan Pimpinan MUI Kota Pematangsiantar ini dihadiri oleh generasi muda Islam, dengan tujuan memperkuat kerukunan dan membahas peran pemuda dalam menghadapi Pilkada.

Narasumber utama, Drs. H. Palit Muda Harahap, M.A., selaku Ketua Bidang Kerukunan Antar Umat Beragama MUI Kota Pematangsiantar, menekankan pentingnya kerukunan antar umat beragama dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama menjelang Pilkada serentak. Ia menjelaskan bahwa harmonisasi antar umat beragama adalah salah satu fondasi utama dalam menciptakan kedamaian dan stabilitas di Pematangsiantar.

Palit Muda juga menyinggung tentang situasi terkini Pilkada di Kota Pematangsiantar, di mana hanya tersisa satu pasangan calon yang maju dalam kontestasi. “Alhamdulillah, calon Wali Kota adalah seorang Muslim, MUI sudah mengeluarkan fatwa bahwa memilih adalah kewajiban bagi setiap umat Muslim, jadi ini menjadi tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Lebih lanjut, Palit Muda menjelaskan kriteria yang harus diperhatikan oleh umat Islam dalam memilih seorang pemimpin. Menurutnya, calon pemimpin harus memiliki integritas, amanah, dan mampu memperjuangkan kesejahteraan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama atau golongan. “Pemimpin yang dipilih haruslah orang yang berkomitmen menjaga keadilan, kejujuran, dan memiliki kemampuan memimpin yang baik,” tambahnya.

Kegiatan dialog ini diharapkan mampu membekali generasi muda Islam dalam memahami peran penting mereka tidak hanya dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, tetapi juga dalam menyukseskan Pilkada yang damai dan berintegritas. Dengan adanya dialog seperti ini, MUI Kota Pematangsiantar berharap generasi muda Islam dapat menjadi motor penggerak dalam menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi peristiwa politik seperti Pilkada.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para peserta yang merasakan manfaat dari dialog yang diadakan, terutama dalam hal panduan memilih pemimpin yang sesuai dengan nilai-nilai Islam serta peran mereka dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Kota Pematangsiantar.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles