Saturday, February 14, 2026
spot_img

Hijrah dan Pengorbanan: Tausyiah Prof. Dr. Muzakkir M. Ag di Peringatan Tahun Baru Islam”

muisumut.or.id-Medan, Dalam rangka memperingati tahun baru Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara menghadirkan Tausyiah yang menginspirasi dari Prof. Dr. Muzakkir M. Ag. Dalam tausyiahnya, beliau menyoroti dua nikmat utama yang patut disyukuri, yakni nikmat kesehatan dan nikmat waktu luang yang memungkinkan kita hadir dalam peringatan ini.

Mengangkat tema hijrah, Prof. Muzakkir menekankan pentingnya pesan muhasabah dan pengorbanan dalam diri. Menurutnya, hijrah adalah bentuk jihad diri yang mendorong kita untuk terus berbenah diri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Beliau menekankan pentingnya pengorbanan dan jihad diri dalam menjalani ajaran Islam dengan sebenar-benarnya.

Semangat pengorbanan menjadi sorotan utama dalam peringatan Muharram ini. Prof. Muzakkir mengajak umat Islam untuk bersatu dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik. Beliau meyakinkan bahwa dalam perjuangan dakwah, ujian dan ancaman mungkin tak terhindarkan, namun keyakinan yang teguh kepada Allah akan mampu mengatasi segala cobaan tersebut.”Kita harus menegakkan yang benar, Allah akan menolong kita dari tantangan-tantangan berdakwah,” tegas Prof. Muzakkir.

Prof. Muzakkir juga mengajak hadirin untuk memahami konsep istidraj, yaitu rahmat Allah yang memberikan kesempatan bagi orang-orang yang berpaling dari kebenaran untuk sementara waktu, sebelum azab-Nya benar-benar menimpa mereka. Dalam konteks yang lebih luas, beliau menekankan pentingnya berhati-hati dan selalu berada di jalan yang benar agar tidak terjatuh dalam istidraj.

Lebih lanjut, tema Muharram kali ini, yaitu ‘masjid sebagai pusat perubahan,’ juga menjadi perhatian beliau. Prof. Muzakkir menekankan pentingnya masjid sebagai tempat yang tidak hanya mengajarkan ibadah, tetapi juga menciptakan peradaban yang maju dan berkualitas.

Di akhir tausyiahnya, Prof. Muzakkir mendorong semua peserta peringatan untuk menjadikan hidup bermakna dan bermanfaat bagi sesama. Beliau menekankan bahwa sebagai manusia yang beriman, tugas kita adalah memberikan manfaat kepada orang lain. Dengan begitu, kita menjadi manusia yang terbaik di hadapan Allah.

Peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriah di MUI Sumatera Utara menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk merenungkan makna hijrah, memperkuat akidah, dan berkomitmen dalam menciptakan peradaban yang lebih baik. Semangat pengorbanan dan keteguhan dalam memegang kebenaran diharapkan akan terus menggelora di kalangan umat Islam. (Yogo Tobing)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles