muisumut.or.id-Makkah, Laporan dari Muhammad Hendra, reporter TV MUI dari Makkah Arab Saudi, bahwa Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiapkan layanan bus shalawat yang akan mengantar jamaah dari hotel di Makkah menuju Masjidil Haram, baik pergi maupun pulang. Layanan ini beroperasi selama 24 jam secara shuttle untuk memudahkan jamaah dalam menjalani ibadah mereka.
Menurut Kepala Seksi Layanan Kedatangan dan Kepulangan, PPIH Daker Makkah Edayanti Dasril, terdapat lima rute bus shalawat di Makkah yang sesuai dengan wilayah hotel jamaah, dengan tiga terminal yang tersedia, yaitu Syib Amir, Bab Ali, dan Jiad. Hal ini disampaikannya dalam keterangan pers di Media Center Haji (MCH) Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
Rute pertama adalah Mahbas Jin – Bab Ali, yang merupakan rute bersama. Setiap negara yang jamaahnya melalui rute ini diharapkan menyiapkan bus. Bus yang melalui jalur ini dapat digunakan oleh seluruh jemaah haji dari berbagai negara. Rute kedua adalah Syisyah – Syib Amir, kemudian rute Raudhah – Syieb Amir, rute Jarwal – Syieb Amir sebagai rute ketiga dan keempat, serta rute Misfalah – Jiad sebagai rute kelima.
Edayanti menjelaskan bahwa setiap bus dilengkapi dengan stiker berbeda desain dan warna untuk memudahkan jamaah mengenali rute bus yang akan mereka naiki. Stiker tersebut berisi informasi mengenai rute, nomor rute, dan warna rute.
“Format stiker ini dibuat untuk memudahkan jamaah. Jika ada jamaah yang tidak dapat membaca tulisan rute, mereka dapat mengingat nomor atau warna,” ungkapnya.
Edayanti menambahkan, “Tahun ini, bus-bus shawalat yang melayani jamaah di Makkah berwarna hijau dan kuning. Oleh karena itu, para jamaah harus mengenali bus shawalat dengan baik.”
Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), hingga tanggal 4 Juni 2023 pukul 24.00 WIB, jumlah jamaah dan petugas yang telah tiba di Kota Madinah mencapai 66.273 orang atau 173 kelompok terbang.
“Hari ini, terdapat 6.214 jamaah/16 kloter yang diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah untuk melaksanakan umrah,” kata Edayanti. (Yogo Tobing)






