Sunday, February 1, 2026
spot_img

Keistimewaan Membaca Al Quran di Bulan Ramadan

oleh Prof. Dr. H. Abdullah Syah, MA. (Ketua Umum MUI Sumatera Utara)

Di antara amalan-amalan yang sangat dianjurkan di bulan Ramadan ialah membaca al Quran. Imam Malik bin Anas RA, apabila membaca hadis dan majlis ilmu pengetahuan, ia tumpahkan perhatiannya dan kesungguhannya membaca alQuran sesuai dengan bulan Ramadhan ini bulan alQuran Imam Syafii RA membaca alQuran di bulan Ramadhan 60 (enam puluh kali) khatam, demikian pula Imam Abu Hanifah dan Imam-imam lainnya.

Disunnatkan membanyakkan membaca alQuran di bulan Ramadhan, karena membaca alQuran itu adalah seafdhal-afdhalnya ibadah sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya:Sebaik baik Ibadah ummatku adalah membaca alQuran (Hadis Riwayat Al Baihaqi dan Abu Nu’im)

Rasulullah SAW bersabda:
Bacalah al-Qur`an, sesungguhnya ia datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi

ahlinya (yaitu, orang yang membaca, mempelajari dan mengamalkannya). HR. Muslim. Rasulullah SAW selalu memperbanyak membaca al-Qur`an di hari-hari Ramadhan, seperti

diceritakan dalam hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:

ولا أعلم نبي الله قرأ القرآن كلھ فى لیلة, ولا قام لیلة حتى یصبح ولا صام شھرا كاملا غیر

رمضان.

“Saya tidak pernah mengetahui Rasulullah SAW membaca al-Qur`an semuanya, sholat sepanjang malam, dan puasa sebulan penuh selain di bulan Ramadhan.” HR. Ahmad.

Dalam hadits Ibnu Abbas RA yang diriwayatkan al-Bukhari, disebutkan bahwa Rasulullah SAW melakukan tadarus al-Qur`an bersama Jibril di setiap bulan Ramadhan.

Keistimewaannya ialah karena membaca Quran itu dalam keadaan munajat terhadap Tuhannya dan Quran itu adalah sumber dari semua semua ilmu-ilmu yang lainnya.

Menurut zahirnya hadis ini menyatakan bahwa seafdhal-afdhalnya ibadah ialah membaca al Quran walaupun tidak faham maknanya, dan demikian juga mendapat pahala bagi pembacanya karena dengan membaca itu ia beribadat kepada Allah.

Dihikayatkan dai Imam Ahmad bin Hanbal RA sebagai berikut: Artinya: Diceritakan bahwa imam Ahmad bermimpi melihat Allah, maka ia berkata: Ya Allah apakah sebaik-baik amal menghampiri diri Engkau? Berkata Allah; dengan kalamKu ya Ahmad, berkata Ahmad dengan pengertian atau tanpa pengertian? Berkata Allah dengan pengertian atau tanpa pengertian

Demikian pula kita peroleh Atsar dari Mu’az bin Jabal RA. Artinya: Mu’az berkata: Jika kamu ingin hidup bahagia dan mati sebagai syuhada dan mendapat kemenangan di hari kiamat, dan mendapat perlindungan di panas terik (di Masyhar), dan mendapay petunjuk dari kesesatan, maka amalkanlah terus menerus membaca alQuran, karena AlQuran itu pelindung diri (benteng) dari syaitan dan memberatkan timbangan kebaikan diwaktu ditimbang nanti

اقرؤوا القرآن فإنھ یأتي یوم القیامة شفیعا لأصحابھ.

Rasulullah dalam hadis Qudsy bersabda: Artinya: “Berkata Rasulullah SAW, bahwa Allah berkata: “Orang-orang yang tekun (sungguh-sungguh) membaca alQuran untuk mengingatKu an memohon kepadaKu, Aku akan memberi kepadanya sebaik-baik pemberianKu kepada orang yang meminta kepadaKu”

Demikian pula Saydina Ali karramallu wajahahu berkata: “Siapa yang membaca Quran di dalam shalat berdiri, baginya setiap huruf dibalasi 100 (seratus) kebajikan, dan siapa yang membaca Quran di dalam shalat duduk maka baginya setiap huruf 50 (lima puluh) kebajikan, dan siapa yang membaca Quran di luar shalat dan ia berwudhuk, maka ia mendapat pahala satu huruf 25 (duapuluh lima) kebaijkan, dan siapa yang membaca Quran di luar shalat dan tidak berwudhuk, maka ia mendapat pahala satu huruf 10 (sepuluh) kebajikan.

Rasululah SAW berkata tentang keistemwaan membaca al Quran atau menghafalnya: Artinya: ”Siapa yang membaca atau menghafal alQuran, ia adalah pembawa bendera Islam, siapa yang memuliakannya maka sesunguhnya Allah telah memuliakannya dan siapa yang menghinakannya, maka laknat Allah (atas orang itu)

Lebih lanjut Rasulullah bersabda tentang keberkahan rumah yang dibaca al Quran di dalamnya: Artinya: Rasulullah SAW berkata “Sesunguhnya rumah yang dibaca padanya al Quran, banyak berkahnya, dan rumah yang tidak dibaca padanya alQuran sedikit berkahnya.”

Demikian pula telah kita lihat beberapa hadis dan atsar yang menunjukkan kelebihan membaca al Quran di dalam shalat ataupun diluar shalat, ketika berwudhuk ataupun tidak, mengerti maknanya ataupun tidak, maka kesemuanya mendapat pahala, terlebih lagi di bulan Ramadhan dimana pada bulan inilah al Quran diturunkan sebagaimana firman Allah:

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). (Al Baqarah (2): 185)

Pada bulan ini juga adalah bulan yang dilipatgandakan pahala-pahala amal ibadah yang wajib dan yang sunnat, karenanya tidak ragu lagi tentang pahala dan keistimewaan membaca al Quran di bulan Ramadhan. Selain mendapat pahala, juga memberi kesan yang mendalam di dalam hati kita, dan mendorong kita menyelidiki arti dan mendalami maksud serta isinya.

Karenanya ibadah membaca al Quran itu semestinya kita amalkan terus-menerus, apakah di bulan ramdhan maupun dibulan-bulan lainnya. Alangkah bahagianya seorang bila ia merasa dirinya dalam membaca alQuran itu ia sedang bermunajat kepada Allah, dan alangkah bahagianya ia pada ketika membaca Quran itu ia sedang berdialog dengan Allah, dan alangkah bahagianya seorang yang mengetahui bahwa ia membaca alQuran sebagai kalam Allah yang mulia yang dicintainya dan diridukannya selamanya.

Alangkah gembiranya seorang kalau ia mengetahui bahwa Al Quran yang dibacanya itu adalah penyuluh dan lampu yang amat berguna di kala gelap gulita yang amat sangat terutama kegelapan di dalam alam kubur dan hari kiamat

Allah berkata kepada Musa: “Sesunguhnya Aku akan memberikan ummat Muhammad dua cahaya dalam dua kegelapan” Musa berkata: Apakah dua cahaya itu ya Allah? Allah berkata: “Cahaya Ramadhan dan cahaya alQuran” dan Musa berkata: Apakah dua kegelapan tersebut? Allah menjawab “kegelapan dalam alam kubur dan kegelapan di hari kiamat”

Marilah kita hayati bahwa bulan Ramadhan adalah bulan al Quran, “Apabila datang Ramadhan, maka kegiatan utama kita selain berpuasa adalah membaca Al-Qur’an.” Bacalah dengan tajwid yang baik dan tadabburi, pahami, dan amalkan isinya. Insya Allah, kita akan menjadi insan yang berkah.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles