Saturday, February 7, 2026
spot_img

Ketua Bidang Infokom MUI Sumut hadiri Puncak Acara Hari Kesehatan Jiwa Sedunia di RSJ Prof DR Muhammad Ildrem

muisumut.or.id., Medan Rabu, 16 Oktober 2024, Ketua Bidang Infokom MUI Sumut, Dr. Akmaluddin Syahputra, M.Hum, hadir dalam puncak acara peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) yang diselenggarakan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof DR Muhammad Ildrem, Jalan Tali Air No 21, Medan.

Acara tersebut dimulai dengan pemotongan tumpeng oleh Penjabat Gubernur Sumut sebagai simbol perayaan HKJS, dilanjutkan dengan pemotongan kue tart oleh Penjabat Ketua TP PKK Sumut, yang diberikan kepada seorang purna bakti. Acara ini juga menandai peluncuran Pojok Jamu.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Sumut, Hassanudin, memberikan apresiasi kepada Direktur Umum RSJ Prof Ildrem dan jajarannya atas upaya mereka dalam mengubah stigma negatif terhadap rumah sakit jiwa, terutama dengan dibukanya layanan klinis eksekutif. “Saya sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh RSJ Prof Ildrem untuk mengubah konotasi negatif rumah sakit jiwa menjadi suasana yang lebih menyenangkan dan nyaman bagi masyarakat,” ungkapnya.

Direktur Umum RSJ Prof Ildrem, Ismail Lubis, menjelaskan bahwa HKJS yang diperingati pada 10 Oktober adalah momentum untuk mengajak masyarakat memeriksakan kesehatan jiwa secara dini. Menurutnya, skrining awal kesehatan jiwa sangat penting, terutama bagi mereka yang berisiko mengalami gangguan mental. “Kesehatan mental yang terlambat terdeteksi bisa berdampak buruk pada kualitas hidup, bahkan berisiko bunuh diri,” tegasnya.

Ismail juga menyoroti pentingnya mengubah image RSJ yang selama ini identik dengan kesan menakutkan. “Kami berkolaborasi dengan Diskominfo untuk melakukan podcast, membuka layanan eksekutif, dan memberikan literasi kesehatan ke sekolah-sekolah, serta mengadakan senam sehat jiwa agar masyarakat lebih paham tentang gejala sakit jiwa,” tambahnya.

Ia menyebutkan bahwa saat ini terdapat 433 tenaga medis dan non-medis yang telah diberdayakan di RSJ, dengan 100 tempat tidur untuk layanan rehabilitasi Napza dan 300 tempat tidur untuk layanan disabilitas mental di area seluas 3,8 hektare. “Saat ini, tercatat 10.000 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan 1,3 juta pengguna Napza di Sumut,” sebutnya.

Lebih lanjut, Ismail mengungkapkan bahwa pelayanan di RSJ Prof Ildrem tidak hanya sebatas kesehatan jiwa, tetapi juga kesehatan umum. Dengan pelayanan yang maksimal, pendapatan RSJ mencapai Rp10,86 miliar per tahun, dengan 5% dari pendapatan tersebut dikembalikan untuk memotivasi para pekerja. “Kami siap menciptakan Sumut yang hebat,” pungkasnya.

Peringatan HKJS tahun ini mengusung tema “Sehat Jiwa bagi Semua Orang” dan dihadiri oleh berbagai pihak termasuk perwakilan Pangdam, Kapolda Sumut, Darma Wanita, para Direktur Rumah Sakit se-Sumut, Civitas Universitas, serta organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi mitra RSJ Prof Ildrem.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles