Sunday, February 15, 2026
spot_img

Ketua Dewan Pertimbangan, Prof. Dr. Yasir Ajak Perkuat Persatuan dan Hidupkan Tilawatul Quran pada Mukerda IV MUI Sumut

Medan, muisumut.or.id., 21 Desember 2024 – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, Prof. Dr. Yasir Nasution, menyampaikan pesan  dalam acara Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) IV MUI Sumut yang berlangsung meriah. Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran MUI Sumut, termasuk ketua dan sekretaris komisi, lembaga, serta badan, serta lima perwakilan dari setiap kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Yasir mengungkapkan rasa bahagianya atas kekompakan yang terjalin dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiyah dan mempererat hubungan dengan Allah SWT.

“Saya sangat bahagia dan takjub, kita bisa menghimpun seluruh komponen yang ada. Mari kita jadikan momentum ini untuk lebih dekat kepada Allah. Kita harus memperkuat kekompakan dan keikhlasan di antara ormas, lembaga, dan seluruh elemen umat. Sebagai seorang Muslim, tujuan kita satu, yaitu beribadah kepada Allah SWT,” ujar Prof. Dr. Yasir.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar meninggalkan sisa-sisa perpecahan yang mungkin terjadi akibat dinamika Pilkada baru-baru ini. Menurutnya, Mukerda ini menjadi momentum strategis untuk kembali merajut persatuan dan kesatuan di tengah umat.

“Buanglah bekas-bekas perpecahan. Mari kita kembali merajut persatuan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi bahan renungan bagi kita semua,” tambahnya.

Hidupkan Tilawatul Quran di Setiap Ruang Kehidupan

Prof. Dr. Yasir juga menggarisbawahi pentingnya menghidupkan tilawatul Quran dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengutip hasil penelitian dari sebuah universitas di Jawa yang membuktikan bahwa bacaan Al-Quran memiliki manfaat besar, tidak hanya bagi manusia tetapi juga bagi tumbuh-tumbuhan.

“Penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan yang diperdengarkan bacaan Al-Quran tumbuh lebih baik dibandingkan yang tidak. Ini membuktikan bahwa Al-Quran membawa keberkahan di segala aspek kehidupan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan tilawatul Quran sebagai kebiasaan di berbagai tempat, termasuk di kampus, kantor, dan ruang-ruang publik lainnya. Ia mencontohkan negara Iran yang terus berupaya menghidupkan suasana Al-Quran dalam kehidupan masyarakatnya.

“Kita harus meneladani negara-negara yang telah menjadikan Al-Quran sebagai bagian integral dari kehidupan mereka. Semoga kita juga bisa menjadikan kebiasaan ini sebagai budaya yang melekat di tengah masyarakat,” ujarnya menutup sambutan.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles