Monday, February 2, 2026
spot_img

Ketua Umum MUI Sumut Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor MUI Gunungsitoli

 

muisumut.or.id. Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Sumatera Utara melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Kantor MUI Kota Gunungsitoli yang dilaksanakan di halaman Masjid Agung Kota Gunungsitoli Jalan Patimura Nomor 44C, Gunungsitoli, Sabtu (22/06/2024).

Peletakan batu pertama yang menandai bahwa Majelis Ulama Kota Gunungsitoli akan segera memiliki kantor sendiri itu, berlangsung khidmat dalam suasana kebahagiaan diawali pembacaan ayat suci Alquran oleh Ardi Syahputra. Hadir pada kesempatan itu Walikota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli SE., M.Si, mewakili Kapolres Gunungsitoli, unsur Forkopimda, ketua ormas kemasyarakatan Islam, OKP Islam, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Ketua Umum DP MUI Sumut, KH. Dr. Maratua Simanjuntak dalam sambutannya memberikan apresiasi dan rasa syukurnya karena Kota Gunungsitoli tidak lama lagi akan memiliki kantor sendiri, sehingga dapat menjadi tempat berkumpul, bermusyawarah, bermuzakarah, berdiskusi dan bersilaturahminya ulama Nias untuk memberikan pelayanan, pengayoman, pencerahan dan bimbingan kepada umat.

“Dengan memiliki kantor sendiri, maka diharapkan pelayanan keumatan dapat semakin baik dan secara otomatis pula akan meningkatkan kepercayaan umat maupun masyarakat karena mendapat pengayoman yang baik,” kata Maratua.

Tentunya, kata Maratua, MUI Provinsi Sumatera Utara akan sangat mendukung langkah MUI Gunungsitoli sesuai kemampuan yang ada. Juga akan mengimbau kepada umat dan para aghniya di Sumatera Utara untuk ikut memberikan dukungan baik moril dan materil sehingga pembangunan kantor MUI Gunungsitoli dapat berjalan dengan baik tanpa hambatan berarti.

Dalam kesempatan itu Ketua Umum MUI Sumut juga berharap agar pembangunan Kantor MUI Gunungsitoli ini menjadi motivasi besar kepada beberapa pengurus MUI di daerah, khususnya yang jumlah umat Muslimnya tidak signifikan dan belum memiliki kantor sendiri agar dapat mencontoh tekad besar pengurus MUI Gunungsitoli tersebut.

Ketua MUI Sumut juga berharap kepada daerah pemekaran baru yang sampai saat ini belum memiliki kantor sendiri, dapat menteladani keberhasilan MUI Gunungsitoli memulai pembangunan sekretariat sekaligus pusat layanan keumatan di daerahnya masing-masing.

Sementara Ketua Umum MUI Kota Gunungsitoli, H Abdul Hadi Chaniago SH dalam sambutannya juga menyampaikan rasa bahagia dan apresiasi kepada semua pihak, sehingga penantian panjang agar MUI memiliki kantor dapat segera terwujud.

“Alhamdulillah hari ini kami bahagia, dan kebahagiaan itu semakin sempurna karena Ketua Umum DP MUI Sumut juga hadir. Karena itu kami mewakili umat Islam Nias menyampaikan terima kasih,” kata Abdul Hadi.

Dia menyampaikan dengan dimulainya pembangunan Kantor MUI Kota Gunungsitoli menjadi cerminan tekad yang sangat kuat dari umat islam kota Gunungsitoli dalam mengembangkan Islam dengan pondasi persatuan dan kesatuan umat untuk sama-sama bersinergi bersama pemerintah dan potensi masyarakat demi kemajuan bersama.

Abdul Hadi dalam kesempatan itu juga menyampaikan harapan serta memohon dukungan dari pemerintah, unsur forkopimda, para agniya, tokoh masyarakat maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan bantuan baik moril maupun materil agar pembangunan Kantor MUI Gunungsitoli dapat terlaksana dengan baik sesuai harapan bersama.

Walikota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli dalam sambutannya memberikan apresiasi dan dukungan atas rencana pembangunan Kantor MUI sebagai wadah berhimpunnya ulama dan cendikiawan Gunungsitoli guna memberikan pelayanan, pengayoman serta bimbingan kepada umat.

Bahkan sebagai wujud dukungan Pemko Gunungsitoli dengan pembangunan Kantor MUI, Walikota pada kesempatan itu menyumbangkan 100 sak semen dengan harapan agar pelaksanaan pembangunan dapat selesai sesuai rencana.

Sementara Ketua Panitia pembangunan, Jamal Nasir Tanjung dalam kesempatan itu mengungkapkan, lokasi tanah Kantor MUI Gunungsitoli persis bersebelahan dengan Masjid Agung Gunungsitoli dengan luas tanah 9 x 24 m atau 260 m persegi yang awalnya tanah tersebut dibeli oleh Mufarijah Harefa.

Nasir Tanjung menjelaskan, Kantor MUI Kota Gunungsitoli akan dibangun berlantai 2, dengan menelan biaya diperkirakan sebesar Rp. 2.500.000,- yang bersumber dari dana para donatur yang tidak mengikat yang diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 2.500.000.000.-

“Insya Allah dengan niat tulus kita bersama serta dukungan pemerintah bersama ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para orang kaya dan segenap masyarakat agar pembangunan Kantor MUI Gunungsitoli dapat terlaksana dengan baik,” kata Jamal Nasir Tanjung. (S. Ramadhan)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles