Sunday, February 1, 2026
spot_img

Kiai Niam Memastikan MUI Terus Konsisten Menjaga Akidah Umat di Tengah Ancaman Serangan

muisumut.or.id-Jakarta, KH Asrorun Niam Sholeh, sebagai Ketua MUI Bidang Fatwa, menegaskan bahwa MUI akan terus berpegang teguh pada tugasnya untuk menjaga akidah umat dari pemahaman yang menyimpang. Meskipun pada hari Selasa (02/05/2023) terjadi serangan oleh seseorang yang mengaku sebagai nabi, MUI tetap tegar dalam melaksanakan dakwah untuk memelihara keyakinan umat.

Namun, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut mengharapkan agar aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara cermat terhadap kejanggalan dalam kasus ini. Hal-hal seperti aliran dana besar yang masuk ke rekening pelaku, status pelaku yang secara tiba-tiba diklaim meninggal meskipun fisiknya terlihat cukup kuat, serta dugaan adanya gangguan kejiwaan pada pelaku.

“Bagaimana dia bisa tiba-tiba membawa senjata? Darimana asalnya? Ini dapat diungkap lebih lanjut dari alamatnya yang jelas. Kemudian, transaksi dana besar yang terlihat mencurigakan padahal pelaku hanya seorang petani, juga sangat mencurigakan. Terlebih lagi, jika pelaku diketahui memiliki gangguan mental,” ujarnya kepada MUIDigital, pada hari Kamis (04/05/2023) di Jakarta.

Selain mempertanyakan kasus tersebut, Kiai Niam juga menegaskan bahwa tidak ada lagi nabi setelah Nabi Muhammad SAW. Dalam ajaran Islam, tidak ada legitimasi bagi siapapun yang mengaku sebagai nabi setelah Nabi Muhammad.

“Jelas bahwa setiap orang yang mengklaim sebagai nabi setelah Nabi Muhammad SAW tidak diakui, karena bagian integral dari agama Islam adalah mengakui bahwa Rasulullah SAW adalah nabi terakhir, dan tidak ada lagi nabi yang diutus setelahnya,” jelasnya.

Dalam Islam, yang diakui bukanlah nabi berikutnya, tetapi penerus perjuangan Nabi Muhammad SAW. Penerus di sini tidak mengacu pada mereka yang menerima wahyu Allah SWT seperti yang terkadang terjadi di Indonesia. Penerus di sini merujuk pada mereka yang melanjutkan dakwah dan pesan kenabian.

“Ada istilah pewaris nabi. Pewarisan ini bukanlah pewarisan materi seperti menerima wahyu, melainkan pewarisan dalam melaksanakan tugas dakwah dan risalah kenabian,” ungkapnya.

Rasulullah memang mewariskan ilmu, Al-Qur’an, dan Hadis kepada para sahabatnya hingga para ulama saat ini.

Selain mengeluarkan fatwa terkait produk halal, ibadah, dan ekonomi syariah, MUI selama ini sering melakukan penelitian terhadap aliran sesat yang ada di Indonesia. Cap MUI sebagai lembaga yang intoleran banyak muncul karena tugas MUI dalam mengkaji aliran yang menyimpang atau sesat ini. Karena ini berkaitan dengan akidah dan inti ajaran Islam, MUI tidak dapat memberikan ruang bagi penyimpangan.

“MUI selama ini bertugas untuk mengkaji, meneliti, dan membahas berbagai aliran keagamaan yang ada di Indonesia serta memberikan panduan agar masyarakat menjalankan agama sesuai dengan prinsip-prinsip keagamaan. Jika ada penyimpangan, maka akan dinyatakan bahwa itu adalah penyimpangan. Oleh karena itu, tidaklah tepat jika kita memberikan toleransi terhadap penyimpangan dan penodaan dengan dalih toleransi,” jelas Kiai Niam.

Dia menjelaskan bahwa toleransi tidak dapat diterapkan secara universal untuk semua aspek. Ada aspek-aspek inti dalam ajaran agama yang tidak dapat ditoleransi. Namun demikian, MUI selalu mengimbau agar aparat penegak hukum dan masyarakat tidak menggunakan kekerasan terhadap para penganut aliran sesat.

“Ada wilayah tertentu di mana toleransi dapat dibangun, yaitu wilayah yang memungkinkan adanya perbedaan dengan mengikuti prinsip-prinsip ilmu pengetahuan dan pedoman keagamaan,” katanya.

“Namun, ada juga perbedaan yang pada hakikatnya merupakan penyimpangan. Dalam konteks ini, MUI tetap konsisten. Meskipun ada ancaman, tekanan, atau teror yang berusaha mencegah MUI menyampaikan kebenaran, MUI akan tetap menjalankan tugasnya tanpa mengurangi tingkat pelayanan,” paparnya. (Yogo Tobing)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles