muisumut.or.id-Mandailing Natal, Dalam pidato pembukaan acara Pelatihan Produksi Konten Mujahid Digital Millenial yang diadakan oleh Komisi Infokom Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal (MADINA), Ketua MUI MADINA, H. Muhammad Nasir, Lc., S.Pd.I, menggambarkan dengan kontekstual bagaimana Rasulullah SAW menjalankan dakwah digital yang efektif dalam kata sambutannya.
Dalam sambutannya, H. Muhammad Nasir menyoroti pentingnya adaptasi metode dakwah dengan perkembangan teknologi, terutama dalam era digital saat ini. Beliau mengemukakan bahwa Rasulullah SAW menjadi contoh inspiratif dalam menyebarkan ajaran agama dengan menggunakan komunikasi yang tepat dan relevan dengan kondisi masyarakat pada masanya. “Kita dapat mengambil hikmah dari potret dakwah Rasulullah SAW, yang selalu beradaptasi dengan perubahan zaman dan memanfaatkan sarana dan metode komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada saat itu,” ujar H. Muhammad Nasir. Dakwah digital dianggap sebagai sarana yang efektif untuk menyebarkan nilai-nilai Islam secara luas. Dalam era digital ini, generasi muda menjadi target utama dakwah, sehingga penting bagi mereka yang ingin menjadi mujahid digital untuk menguasai teknologi dan mampu menghasilkan konten-konten menarik, informatif, dan menginspirasi.
Acara Pelatihan Produksi Konten Mujahid Digital Millenial yang diselenggarakan oleh Komisi Infokom MUI MADINA bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada generasi muda dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah. Para peserta pelatihan akan dilatih dalam pembuatan konten multimedia yang kreatif dan berdampak positif. Selain H. Muhammad Nasir, acara tersebut dihadiri oleh pengurus MUI MADINA dan peserta pelatihan yang terdiri dari generasi muda yang bersemangat untuk berkontribusi dalam dakwah digital.
Dalam kesempatan ini, Ketua MUI MADINA mengapresiasi semangat dan komitmen para peserta untuk aktif dalam menyebarkan pesan-pesan agama melalui media digital. “Melalui pelatihan ini, saya berharap generasi muda dapat menjadi mujahid digital yang tangguh dan mampu menghasilkan konten-konten yang mampu menjangkau khalayak yang lebih luas. Marilah kita terus mengikuti jejak Rasulullah dalam menyampaikan dakwah secara kontekstual, sesuai dengan tuntutan zaman,” tegas H. Muhammad Nasir.
Dengan diselenggarakannya acara Pelatihan Produksi Konten Mujahid Digital Millenial ini, MUI MADINA berharap dapat menjadi pionir dalam memanfaatkan teknologi dan media digital untuk menyebarkan pesan-pesan agama yang bermanfaat dan relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. (Yogo Tobing)






