Sunday, February 1, 2026
spot_img

Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI Sumatera Utara Selenggarakan Seminar Mengenai Mendidik Anak Ala Rasulullah

muisumut.or.id-Medan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara mengadakan seminar berjudul “Cara Mendidik Anak Ala Rasulullah” yang diselenggarakan oleh Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) pada hari Sabtu, 22 Syawal 1444 H/13 Mei 2023 M, pukul 09.00 WIB, di Aula MUI Sumatera Utara.

Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Umum MUI Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak dan mengutip sebuah hadis tentang fitrah setiap anak yang dilahirkan kecuali orang tuanya yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi. “Anak-anak yang tumbuh berakhlak baik, pastilah peran orangtuanya begitu hebat dalam mendidik, begitu juga sebaliknya,” ungkap Dr. Maratua.

Dalam seminar tersebut, Ummi Khairiah, seorang psikolog, membahas tentang “Mendampingi anak dalam persiapan aqil baligh (Pendekatan Psikologi Islami)”. Ia membahas tentang kehidupan Rasulullah sebelum dan sesudah Aqil Baligh serta memberikan indikator rentang usia Aqil Baligh dan tugas perkembangan dalam kematangan psikologis, kognitif/ideologis, sosial, dan biologis.

Studi kasus juga dibahas mengenai anak remaja yang tumbuh maksimal secara fisik namun tertinggal secara mental. Hal ini disebabkan oleh kurangnya peran orangtua dalam mendampingi perkembangan anak. Selain itu, serangan ideologi, sosial, dan psikologis yang sangat gencar juga menjadi faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak remaja.

Dalam seminar tersebut, juga dibahas tentang fase Aqil Baligh/Pubertas/Remaja dari pendekatan psikologi, baik dari segi fisiologis maupun psikologis/emosi. Beberapa hal yang dibahas meliputi perkembangan fisik, psikologis, dan sosial yang mempengaruhi kepercayaan diri anak.

Sebelum acara ditutup, diungkapkan pula oleh Kurniasari Mulia, Penggagas Gerakan Ibu Mengajar, mengenai masalah komunikasi produktif orang tua dan anak pada keluarga. Ia memaparkan beberapa masalah dalam komunikasi orang tua dan anak, seperti tidak adanya kesamaan visi antar anggota keluarga, orang tua cenderung merasa paling tahu dan paling benar sehingga sulit memberi ruang perbedaan pendapat dengan anak, dan orang tua melakukan labeling, comparing, dan bullying.

Namun, Kurniasari Mulia juga memberikan solusi dengan menjelaskan tentang cara komunikasi yang produktif, antara lain dengan menggunakan bahasa positif, memahami lebih dulu, menguasai diri sendiri, dan tenang dalam berkomunikasi.

Selain itu, pemateri yang ketiga juga membahas tentang Parenting Islami berjudul “Membangun Karakter Dengan Karakter” Oleh Muhammad Khairil, S.Ag., M.A.

Bagi seluruh umat Islam yang ingin menyaksikan acara tersebut, silakan klik di sini

Seminar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan solusi bagi para orangtua dan tenaga pendidik dalam mendidik anak. (Yogo Tobing)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles