Monday, February 2, 2026
spot_img

Kyaiprener Putrama Alkhair: Dakwah Ekonomi Umat Harus Direkonstruksi Kembali

muisumut.or.id., Medan, 1 November 2025 – Sekretaris Bidang Ekonomi sekaligus Ketua Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara, Putrama Alkhair, menyampaikan gagasan penting tentang perlunya rekonstruksi dakwah ekonomi umat. Pandangan tersebut ia sampaikan dalam sesi tausiyah dan tukar ide serta gagasan usai shalat Subuh, pada kegiatan Pertemuan Silaturahim Ulama, Tokoh, dan Cendekiawan Muslim MUI Sumut di Grand Inna Hotel Medan, Sabtu (1/11/2025).

Putrama menjelaskan bahwa fakta ekonomi umat Islam saat ini mengkhawatirkan, karena meskipun jumlah umat mayoritas, namun belum mampu menguasai sektor ekonomi. “Kita perlu merekonstruksi ulang dakwah ekonomi. Kita harus menguatkan sebagian cendekiawan dan dai agar memahami bahwa berbicara ekonomi bukan hanya urusan dunia, tapi juga urusan akhirat,” ujarnya.

Menurutnya, perlu evaluasi mendalam terhadap strategi pemberdayaan ekonomi umat agar semangat dan ghirah ideologi ekonomi Islam dapat kembali menggelora. Ia menilai, di tengah keberadaan berbagai instrumen keuangan syariah seperti bank syariah, masih banyak tantangan pada aspek implementasi.

Gubernur BI sudah mendorong ekonomi syariah, kita punya bank syariah, tapi problemnya siapa penumpangnya? Banyak hotel runtuh, Garuda goyah, tapi kita seolah menganggapnya hal biasa. Padahal ini fakta yang seharusnya membuat kita khawatir,” ungkap Putrama.

Ia juga menyinggung refleksi atas pergerakan ekonomi umat yang pernah muncul melalui semangat 212. “Ketika gerakan itu gagal, kita tidak melakukan evaluasi. Padahal itu momentum besar yang seharusnya menjadi pelajaran untuk membangkitkan ekonomi umat,” tambahnya.

Kegiatan tausiyah dan tukar gagasan setelah shalat Subuh ini memang menjadi tradisi khas MUI Sumatera Utara, di mana setiap momentum kegiatan subuh berjamaah selalu dimanfaatkan sebagai ruang bertukar ide, memperkuat ukhuwah, dan menumbuhkan kesadaran kolektif dalam membangun peradaban umat.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles