Saturday, February 7, 2026
spot_img

Mengenang Direktur LADUI MUI Sumut, Almarhum Hamdani Harahap

muisumut.or.id, Medan, Dewan Pimpinan MUI Sumatera Utara mengikuti Haul ditahun ke-3   Allahyarham H. Hamdani Harahap Jum’at malam Sabtu 3 Maret 2023 bertempat di Masjid Burhanudin di Jl. Purnawirawan, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan. Kegiatan ini diawali dengan khataman al Quran oleh mahasiswa PTKU MUI Sumut dan ditutup dengan tausiyah dari Ketua Umum MUI Sumut, H. Maratua Simanjutak. Tampak hadir kolega seperjuangan Prof. Dr. Hasyim Purba, Direktur LADUI, H Marasamin Ritonga, serta unsur Dewan Pimpinan MUI Sumatera Utara, KH.Akyar Nasution, Akmaluddin Syahputra, Hatta Siregar,  Darwis Ritonga dan lainnya.

Untuk mengenang perjuangannnya Infokom MUI Sumut menyempatkan mewawancarai Direktur LADUI, H. Marasamin Ritonga, dan Wakil Direktur, Raja Makayasa

H. Marasamin Ritonga, Direktur LADUI MUI Sumatera Utara

“Saya kenal dengan alm H Hamdani Harahap, SH.M. Hum, sejak tahun 1992,  karena sama-sama terlibat dalam pembelaan terhadap buruh dan masyarakat Petani, beliau adalah seorang pribadi yang ulet, pemberani, teguh dalam pendirian dan suka menolong sesama rekan advokat dan pada akhir hayatnya secara penuh mengabdikan dirinya utk membela Islam terutama dalam mempertahankan tanah-tanah wakaf dan Mesjid khususnya di Sumatera Utara dan penggusuran-penggusuran yang dilakukan oleh pengusaha/pengembang.”

bersama mempertahankan tanah wakaf

“Sebagai seorang advokat suka berdiskusi dan sering ide-ide yg dicetuskan beliau sangat berilian dan beliau memiliki logika hukum yg kuat dan kalau di simultan. Beliau sangat tdk suka dan setuju melihat ketidak adilan di sektor apapun terutama apabila menyangkut dan menimpa rakyat miskin.”

Raja Makayasa, Wakil Direktur LADUI MUI Sumut, Penerus Perjuangan

H. Hamdani Harahap dalam definisi Saya merupakan figur yang menjadi tauladan,bersahaja dalam tampilan, memberikan contoh yang mulia, menasehati dan memberi masukan kehidupan yang mana hak dan batil, menjadi sumber inspirasi untuk tetap semangat dan jangan mudah putus asa dalam menjalani roda hidup dan kehidupan. Pernah suatu hari Ayah sakit opname di Rumah Sakit namun karena sibuknya dengan kerjaannya Ayah pun melakukan aktiftasnya di Rumah Sakit, infrastruktur kantor sebahagian di pindahkan ke Rumah Sakit untuk membantu Ayah bekerja, hal tersebut Ayah memberi pesan kepada Kami bahwa ketika sakitpun Ayah tetap bekerja demi tanggungjawabnya kepada klien, Ayah berpendapat hidup ini jangan gampang menyerah dan Ayah berkata …”Raja, jika kamu lemah maka dunia akan keras, Baik jadi orang penting namun lebih penting jadi orang baik ”.. sehingga Saya mereduksi Ayah sebagai petarung kehidupan yang memiliki religius, nasionalis, integritas, konsisten, komitmen, bermoralitas, jujur dan bertanggungjawab.

Bukan hal baru seorang Hamdani Harahap memodifikasi dirinya sebagai Aktor hukum yang akan mengeluarkan pedangnya (ilmu dan keberanian) dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat lemah. Figurnya sebagai Direktur Kantor Pengacara Hukum CITRA KEADILAN tentu telah mengimplementasikan makna keadilan yang ber-CITRA keadilan ialah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hak, baik dan menyangkut kemasalahatan rakyat. Dan figurnya sebagai Direktur Lembaga Advokasi Ummat Islam Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara dalam membela dan mendampingi terhadap perjuangan Izzah Islam menyangkut kezoliman kepada Ummat Islam sudah menjadi pikiran dan tanggungjawab nya sehari hari, pergaulannya kepada Pimpinan Ormas Islam yang selalu menjadi rekan kerja tidak luput dari implementasinya dalam mereduksi rangkaian Advokasi kepada Ummat. Ayah memandang pentingnya keadilan hukum agar masyarakat mendapatkan kepastian, keadilan dan kemanfaat hukum bagi seluruh elemen masyarakat, ungkapan tersebut tidak lain “semua sama dimata hukum dan semua sama dimata penegak hukum”.

Di antara semua anaknya Saya yang sangat dekat dengan Ayah, Terlalu banyak kenangan Saya dengan Ayah, sangking banyaknya Saya sulit untuk mengurai dan mengurutkan nasehat-nasehat Ayah, sebab kami bukan hanya sebatas antara anak dengan Orang tua namun juga antara Senior dan Junior dalam rekan profesi Advokat Kantor Hukum, setiap waktu kami habiskan dengan bersama menjalankan profesi Pengacara sampai menghadiri acara keluarga dll sampai keluar istilah ..”antara Saya dengan Ayah hanya ke kamar tidur dan ke kamar mandi saja tidak bersama”..

Ayah telah mempersiapkan Saya sebagai anaknya yang akan menggantikannya dalam kehidupan dan pergaulannya kelak, baik dalam pekerjaan Pengacara dan silaturahmi terhadap sahabat-sahabat dan keluarga.

H. Hamdani Harahap telah membuat sistim hidup untuk menjadi sukses dan selamat dalam Islam. Sepenggal kalimat yang sering Ayah sampaikan ..”Anakku Raja Agusty Makayasa Harahap, kamu harus bermakna dalam kehidupan sebelum kamu berikan makna kehidupan bagi orang lain, karena yang kamu bantu itu adalah hamba Allah. Kata Allah jangan harap bantuanku jika tidak kamu bantu hambaku. Itulah makna kehidupan bagi H. Hamdani Harahap.”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles