Sunday, February 8, 2026
spot_img

Menggali Ibrah: Prof. Fachruddin Soroti Ekonomi Umat dalam Tausiyah Subuh

Medan, muisumut.or.id.,  22 Desember 2024 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara kembali memanfaatkan momentum Mukerda IV dengan menggelar tausiyah subuh di Masjid Hotel Grand Inna Dharma Deli. Tausiyah ini disampaikan oleh Prof. Dr. Fachruddin Azmi, MA, Ketua Bidang Penelitian MUI Sumatera Utara, yang mengangkat tema refleksi atas kisah-kisah nabi dalam Al-Qur’an, khususnya Surah Al-Qashash.

Dalam tausiyahnya, Prof. Fachruddin Azmi, MA mengingatkan pentingnya mengambil pelajaran (ibrah) dari kisah-kisah nabi sebagai panduan dalam kehidupan. Beliau menyoroti fenomena perubahan sosial di beberapa wilayah, di mana komunitas Muslim beralih menjadi minoritas akibat lemahnya kondisi ekonomi dan minimnya fungsi masjid sebagai pusat peradaban.

“Saya pernah melewati satu daerah yang dulunya pemukiman Muslim. Kini, daerah tersebut telah berubah menjadi pemukiman non-Muslim dengan berdirinya empat gereja, sementara satu masjid dikelilingi gereja tersebut,” ungkap Prof. Fachruddin. Beliau menjelaskan bahwa fenomena ini terjadi karena banyak umat Islam menjual tanah mereka akibat kesulitan ekonomi.

Prof. Fachruddin juga menyoroti bagaimana masjid seharusnya berfungsi sebagai pusat aktivitas umat, tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat pengembangan ekonomi dan pendidikan. Beliau menekankan pentingnya membangun ketahanan ekonomi umat agar kejadian serupa tidak terulang.

Sebaliknya, di daerah lain, ada contoh positif di mana aset umat Islam berkembang karena adanya tokoh atau orang yang mau berjuang dalam bidang ekonomi dengan tetap berbuat baik kepada siapapun tanpa memandang ras atau agama. Hal ini menunjukkan pentingnya keteladanan dan semangat membangun ekonomi umat yang berdaya saing.

“Kita perlu merenungkan, apakah ekonomi lemah yang menyebabkan ini, ataukah karena masjid kita tidak lagi menjadi pusat peradaban? Tantangan kita saat ini adalah membangun ekonomi umat yang kuat,” tambahnya.

Dalam penutup tausiyahnya, Prof. Fachruddin mengajak umat Islam untuk memperkuat ekonomi dan menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial. Beliau juga menekankan pentingnya kerja sama dan sinergi antarumat tanpa memandang suku atau ras, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Acara tausiyah ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Mukerda IV MUI Sumatera Utara yang diharapkan dapat melahirkan rekomendasi strategis untuk memperkuat dakwah dan ketahanan ekonomi umat di masa depan.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles