muisumut.or.id-Serdang Bedagai,
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serdang Bedagai menggelar acara dialog interaktif dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1445 H. Kegiatan ini digelar di aula MUI Sergai pada Rabu (9/8) dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Umum MUI Sergai, H. Haspul Huznain, Wakil Ketua Umum H. Khairuddin, Kiyai Sunarto, S.Pdi selaku Sekretaris Umum, H. Elmis, serta H. Jumri, S.Pdi sebagai Bendahara. Turut hadir juga Wakil Bendahara H. Abdul Malik serta Dr. H. Hasnan Syarief Panggabean, M.Pd dan Dr. H. Muhammad Nuh, M.SP, keduanya merupakan Anggota Dewan Pertimbangan MUI Sumatera Utara dan juga Anggota DPD RI.
Dalam sambutannya, Ketua MUI Sergai, H. Hasful Huznain, menekankan pentingnya momen Muharram 1445 H sebagai titik awal perubahan menuju perbaikan bagi diri sendiri dan masyarakat. Ia menyatakan bahwa masa yang akan datang harus disambut dengan semangat hijrah, sebagai langkah positif dalam menghadapi tantangan zaman dan juga sebagai momentum untuk memperkuat kebangkitan Islam.
Dr. H. Hasnan Syarief Panggabean, M.Pd, sebagai salah satu narasumber dalam dialog, menyoroti pemilihan teman dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa Al-Quran harus menjadi panduan utama dalam setiap langkah, dan menjalin kedekatan dengan ulama sangatlah penting. Lebih lanjut, ia menekankan perlunya menonjolkan ciri-ciri keIslaman dalam semua aspek kehidupan sebagai bentuk nyata dari nilai-nilai Islam.
Sementara itu, Dr. H. Muhammad Nuh, M.SP, juga narasumber dalam dialog tersebut, menyoroti pentingnya sikap optimis dalam menghadapi masa depan. Ia berpendapat bahwa tidak selalu harus menyelesaikan semua masalah, melainkan bagaimana kita dapat memberikan kontribusi terbaik kepada umat dan masyarakat dengan potensi yang dimiliki. Ia menekankan bahwa usaha yang kita lakukan adalah bagian dari rencana Allah SWT.
Acara dialog interaktif ini menjadi wadah penting untuk merenungkan makna Muharram dalam konteks kehidupan umat Islam. Diskusi yang berlangsung dengan suasana akademis ini memberikan pandangan yang lebih mendalam mengenai bagaimana menjalani hidup dengan nilai-nilai Islami sebagai pedoman utama. Semua peserta diharapkan dapat mengambil hikmah dan pelajaran berharga dari acara ini dalam rangka mewujudkan perubahan positif bagi diri sendiri dan masyarakat. (Yogo Tobing)






